KBIH NU Pangandaran Dampingi Jamaah Terbanyak Tahun Ini

PANGANDARAN – Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pangandaran kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Pada musim haji tahun ini, lembaga tersebut tercatat sebagai yang mendampingi jumlah jamaah terbanyak dibandingkan KBIH lainnya yang beroperasi di daerah tersebut.

Ketua PCNU Pangandaran, KH Raden Hilal Farid Turmudzi, menyebutkan capaian ini merupakan bukti nyata kepercayaan masyarakat, khususnya kalangan Nahdliyin, terhadap kinerja dan pelayanan yang diberikan.

“Ini hasil dari partisipasi masyarakat Nahdliyin dan kerja keras pengurus PCNU yang terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah setiap tahun,” ujar Hilal saat ditemui, Rabu (6/5/2026).

Baca Juga:  Jelang Idul Adha, Hergun Pastikan Stok Beras di Sukabumi Cukup

Keberadaan KBIH NU Pangandaran dinilai bukan hanya sekadar pelayanan ibadah, melainkan juga menjadi indikator kuatnya penguatan kelembagaan NU di tingkat daerah. Menariknya, di wilayah Jawa Barat, hanya terdapat dua Pengurus Cabang NU yang memiliki KBIH resmi, yaitu di Pangandaran dan Indramayu.

“Meski KBIH kami tergolong baru, kami terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan agar jamaah merasa nyaman dan terbimbing dengan baik,” katanya penuh semangat.

Secara keseluruhan, jumlah jamaah haji asal Kabupaten Pangandaran tahun ini mencapai 216 orang, ditambah 5 orang petugas, sehingga total menjadi 221 orang.

Baca Juga:  Kericuhan Pecah di Jantung Kota Bandung: Massa Aksi Rusak Fasilitas Umum dan Bakar Pos Polisi

Dari enam KBIH yang beroperasi, KBIH NU berhasil mendominasi dengan mendampingi sebanyak 46 orang jamaah. Angka ini menunjukkan tren peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang berhasil memberangkatkan 85 jamaah secara keseluruhan.

Menjelang keberangkatan, KH Raden Hilal juga menekankan pentingnya kedisiplinan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Koordinasi yang baik dengan pembimbing, ketua regu, maupun ketua rombongan menjadi kunci kelancaran ibadah. Selain itu, menjaga kesehatan fisik juga menjadi perhatian utama.

Baca Juga:  Polemik Dana Desa di Jalan Kabupaten: KNPI Cimerak Desak Bupati Pangandaran Turun Tangan

“Jamaah harus aktif berkoordinasi. Selain itu, menjaga kesehatan juga menjadi hal yang sangat penting,” tegasnya.

Di sisi lain, pihaknya juga berharap adanya kebijakan yang lebih baik dari pemerintah terkait kuota haji. Mengingat tahun ini terjadi pengurangan, ia berharap tahun depan bisa ditambah.

“Kami menargetkan minimal 111 jamaah dapat diberangkatkan melalui KBIH NU Pangandaran tahun depan,” pungkasnya dengan optimisme tinggi, seiring dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat yang terus bertambah.*

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *