Hardiknas 2026, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi Tekankan Pendidikan Karakter

KOTA BEKASI – Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 menjadi momen yang tepat untuk merenungkan kembali hakikat dan tujuan sejati pendidikan di tanah air.

Di tengah upaya peningkatan kualitas akademik dan kemajuan teknologi, suara yang mengingatkan akan pentingnya pembentukan karakter dan moral semakin bergema, salah satunya datang dari Muhammad Dzul Azmi, S.Sos., M.Pd., Wakil Ketua Bidang Keagamaan DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi.

Dikenal akrab dengan sapaan Gus Azmi, sosok yang juga memimpin dan mengajar di yayasan pendidikan yang didirikan oleh ayahandanya, KH. Saefudin Siroj (Ketua MUI Kota Bekasi), menegaskan bahwa pendidikan sejatinya tidak terbatas pada penyampaian pengetahuan semata. Baginya, pendidikan memiliki tanggung jawab yang jauh lebih luas dan mendalam, yaitu membentuk manusia yang utuh, cerdas dalam berpikir, kokoh dalam iman, dan luhur dalam perilaku.

Baca Juga:  Gempur Korupsi! Aksi Kliwonan Desak Bupati Stop Main Mata

“Pendidikan bukan sekadar memindahkan ilmu dari pendidik ke peserta didik, melainkan proses pembentukan kepribadian. Kita memerlukan generasi yang tidak hanya pandai dan terampil, tetapi juga berakhlak mulia serta memiliki kepedulian tulus terhadap sesama dan lingkungannya,” ujarnya.

Ia juga meyakini bahwa penyatuan antara sistem pendidikan formal dengan nilai-nilai luhur dan ajaran agama adalah kunci utama untuk melahirkan insan-insan unggul yang berintegritas tinggi.

Baca Juga:  Kloter 13 JKS Berangkat, Jemaah Lansia Dominasi Calon Haji Sukabumi Tahun Ini

Di era kemajuan teknologi yang begitu cepat, termasuk meluasnya penggunaan media sosial dan kecerdasan buatan, peran pendidik justru menjadi semakin strategis dan krusial.

Gus Azmi mengingatkan bahwa di tengah derasnya arus informasi dan perubahan zaman, guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga menjadi penuntun dan teladan yang dapat dijadikan rujukan.

Kemampuan dalam menanamkan nilai-nilai moral menjadi penyeimbang yang sangat diperlukan agar kemajuan teknologi tidak menjauhkan generasi muda dari nilai kemanusiaan dan kebaikan.

Baca Juga:  Bz Habibie, Siswa SDN 1 Ciemas Juarai Catur Ajang O2SN, Siap Melaju ke Tingkat Kabupaten Sukabumi

Pada momentum peringatan hari besar ini, beliau juga menyampaikan harapan yang mendalam kepada seluruh pihak terkait, mulai dari pemerintah, pendidik, hingga masyarakat luas, untuk senantiasa menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan bangsa.

“Pendidikan adalah fondasi yang menopang masa depan bangsa ini. Jika kita menginginkan Indonesia yang maju, beradab, dan bermartabat, maka peningkatan kualitas pendidikan secara menyeluruh, baik dari segi sarana, kurikulum, maupun penanaman nilai, harus terus diupayakan dengan sungguh-sungguh dan berkelanjutan,” demikian Gus Azmi.*

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *