GUGAH – Upaya mendorong kemandirian ekonomi pemuda desa terus dilakukan melalui pengembangan sektor peternakan. Perhimpunan Mahasiswa Purwakarta (Permata) bersama kelompok pemuda “Muda Berkarya” menggelar pelatihan budidaya bebek petelur di Kampung Cisaur, Desa Sakambang, RT 03/RW 03, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Rabu (14/10).
Pelatihan yang diikuti puluhan pemuda tersebut bertujuan membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dasar beternak bebek petelur sebagai salah satu peluang usaha yang dinilai memiliki prospek ekonomi di tingkat desa.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan yang berlangsung pukul 14.00–16.30 WIB. Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan mengenai teknik pemeliharaan, efisiensi pakan, pencegahan penyakit ternak, hingga strategi pemasaran hasil produksi.
Kegiatan ini turut dihadiri penyuluh BKSDA, Apam, serta Kepala Resort Burangrang Seksi SKW IV Kabupaten Purwakarta, Maman. Kehadiran keduanya menjadi bentuk dukungan terhadap inisiatif pemberdayaan masyarakat melalui penguatan kapasitas pemuda di sektor peternakan.
Materi pelatihan disampaikan oleh Kepala Biro Politik dan Hukum Permata, M. Bachtiar Khairul Hafiz, yang juga memiliki pengalaman dalam usaha peternakan ayam petelur, bebek, dan entog. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan tahapan budidaya mulai dari pemilihan bibit, manajemen pakan, pemeliharaan kesehatan ternak, hingga strategi pemasaran agar usaha dapat memberikan nilai ekonomi yang berkelanjutan.
Ketua Permata, Muhamad Falaq, mengatakan pemberdayaan pemuda melalui sektor peternakan merupakan salah satu upaya membuka peluang usaha baru di pedesaan.
“Kami berharap pelatihan ini tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi menjadi langkah awal lahirnya usaha peternakan yang dikelola pemuda desa sehingga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat dan memperkuat ekonomi lokal,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Permata berharap kelompok “Muda Berkarya” dapat mengembangkan budidaya bebek petelur secara berkelanjutan, sekaligus menjadi contoh pengembangan usaha berbasis potensi lokal yang mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.***





Tinggalkan Balasan