Asep Rifki Maulana Malik Raih MVP Volley Ball, Antarkan UNINUS Jadi Juara Umum PROGAMES 2026 Se-Jawa Barat

|

GUGAH – Mahasiswa Universitas Islam Nusantara (UNINUS), Asep Rifki Maulana Malik, meraih penghargaan Most Valuable Player (MVP) cabang olahraga bola voli dalam ajang Protocol Sport Competition of West Java (PROGAMES) 2026 yang diselenggarakan Korps Protokol Pramuka UIN Sunan Gunung Djati Bandung pada 18 Oktober 2026 di Kampus II UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Penghargaan tersebut melengkapi keberhasilan kontingen UNINUS yang menjuarai cabang bola voli sekaligus keluar sebagai Juara Umum PROGAMES 2026. Capaian itu menunjukkan konsistensi performa tim sepanjang kompetisi antarkontingen yang diikuti peserta dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Barat.

Di balik raihan prestasi tersebut, Asep menilai olahraga memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar kompetisi. Menurutnya, aktivitas fisik menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan dan keseimbangan di tengah padatnya aktivitas akademik maupun organisasi. Pandangan ini menjadi pengingat bahwa prestasi olahraga tidak dapat dipisahkan dari pola hidup sehat dan disiplin yang dijalankan secara konsisten.

Baca Juga:  Usulan Nama Tatar Sunda Kian Menguat, DPRD Jabar Dorong Penguatan Identitas Budaya Daerah

“Bagi saya, olahraga adalah kebutuhan, bukan sekadar hobi. Di tengah padatnya aktivitas dan tanggung jawab yang kita jalani, tubuh tetap membutuhkan ruang untuk bergerak, menjaga kesehatan, dan mengembalikan kebugaran fisik. Sesibuk apa pun aktivitas kita, kesehatan harus tetap menjadi perhatian,” ujar Asep.

Ia juga menegaskan bahwa penghargaan MVP tidak dimaknainya sebagai keberhasilan individu semata. Menurutnya, penghargaan tersebut justru menjadi pengingat pentingnya komunikasi, disiplin, dan kerja sama dalam sebuah tim.

Baca Juga:  Majelis Rakyat: Bagian dari Upaya Masyarakat Madani

“Bagi saya, penghargaan MVP ini adalah momentum, bukan tentang merasa paling baik atau paling unggul dibandingkan rekan yang lain. Dalam bola voli, kemampuan individu memang penting, tetapi kemenangan tidak mungkin diraih hanya dengan mengandalkan satu pemain. Yang paling penting adalah bagaimana kita memanajemen tim, menjaga komunikasi, membangun kekompakan, dan memastikan setiap anggota konsisten menjalankan perannya. Sebab, tim yang kuat bukan hanya tim yang memiliki pemain hebat, tetapi tim yang mampu bergerak bersama, saling melengkapi, dan menjaga komitmen hingga pertandingan berakhir,” katanya.

Keberhasilan UNINUS meraih gelar juara cabang bola voli sekaligus Juara Umum PROGAMES 2026 dinilai sebagai hasil kerja kolektif seluruh anggota tim. Penghargaan individu yang diterima Asep menjadi salah satu bagian dari capaian tersebut, sementara kontribusi setiap pemain tetap menjadi faktor utama dalam keberhasilan tim.

Baca Juga:  KKN UNINUS Posko 45–46 Luncurkan Empat Program Unggulan

Lebih jauh, prestasi ini memberikan pelajaran bahwa olahraga di lingkungan perguruan tinggi tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter mahasiswa. Nilai-nilai seperti disiplin, sportivitas, kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, dan kerja sama tim merupakan kompetensi yang relevan untuk diterapkan dalam dunia akademik, organisasi, hingga kehidupan profesional.

Dengan demikian, capaian UNINUS dalam PROGAMES 2026 tidak hanya menjadi catatan prestasi di bidang olahraga, tetapi juga memperlihatkan bagaimana pembinaan aktivitas kemahasiswaan dapat berkontribusi terhadap pengembangan kualitas sumber daya manusia yang sehat, tangguh, dan mampu bekerja secara kolaboratif.***

gugah.co | Menggerakkan Perubahan

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran