Bantah Isu Rupiah Melemah, Misbakhun Sebut Presiden Prabowo Serius Garap KEM-PPKF RAPBN

JAKARTA – Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menegaskan kehadiran Presiden Prabowo Subianto di Paripurna murni bentuk keseriusan visi pemerintah.

Prabowo hadir menyampaikan langsung Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) bukan karena kepanikan atas kondisi rupiah.

Politisi tersebut meminta semua pihak tidak mengaitkan agenda kenegaraan ini dengan volatilitas yang sedang melanda pasar keuangan domestik.

Baca Juga:  Kasus Suap Impor Bea Cukai, Saksi Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK

“Menurut saya jangan ditarik soal situasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan pelemahan rupiah itu dalam urusan KEM-PPKF,” kata Misbakhun di Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Misbakhun menjelaskan bahwa nilai tukar rupiah hanyalah satu dari sekian banyak parameter penting dalam struktur besar asumsi makro.

Kerangka fiskal tersebut mencakup instrumen yang jauh lebih luas, termasuk strategi target pertumbuhan ekonomi hingga pengelolaan laju inflasi.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Targetkan Angka Kemiskinan Turun Hingga 6 Persen

“Jadi lengkap kita membicarakan, tidak satu atau dua aspek saja di dalam parameter ekonomi karena KEM-PPKF itu adalah sebuah kerangka yang sangat besar,” katanya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa dinamika ketidakpastian ekonomi merupakan sebuah keniscayaan akibat eskalasi konflik geopolitik global saat ini.

Pemerintah bersama DPR berkomitmen merumuskan kebijakan taktis guna memitigasi segala risiko finansial secara terukur dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Menkeu Purbaya Jatuh Sakit Hingga Dirawat?

“Tinggal bagaimana para policy maker di sektor keuangan, di ekonomi dan sebagainya itu mulai paham bahwa ketidakpastian ini harus di-manage dengan baik,” pungkasnya.***

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran