JAKARTA – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank bjb) resmi menyepakati pembagian dividen sebesar Rp900 miliar untuk Tahun Buku 2025. Keputusan strategis ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta pada Rabu (29/4/2026). Nilai tersebut setara dengan Rp85,54 per lembar saham yang akan didistribusikan kepada seluruh pemegang saham, termasuk Pemerintah Daerah (Pemda) di wilayah Jawa Barat.
Sebagai salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan kontribusi laba terbesar, dividen ini menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang krusial bagi akselerasi pembangunan di tingkat kota maupun kabupaten.
Deputy Corporate Secretary Bank bjb, Sani Ikhsan Maulana, menegaskan bahwa pembagian dividen ini merupakan bentuk nyata komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan di tengah performa bisnis yang tetap solid.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, selaku pemegang saham pengendali, memberikan apresiasi atas kinerja positif bjb yang berhasil mencatatkan aset hingga Rp221,3 triliun. Menurutnya, dividen yang kembali ke daerah akan sangat bermanfaat untuk menopang program-program strategis yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Berdasarkan proporsi kepemilikan saham masing-masing daerah di Jawa Barat, berikut adalah rincian estimasi dividen yang akan diterima oleh Pemerintah Kabupaten dan Kota:
Wilayah Kabupaten (Penerima Terbesar):
-
Kabupaten Bandung: Rp65,16 Miliar
-
Kabupaten Bogor: Rp18,54 Miliar
-
Kabupaten Tasikmalaya: Rp12,06 Miliar
-
Kabupaten Cianjur: Rp8,73 Miliar
-
Kabupaten Indramayu: Rp8,19 Miliar
-
Kabupaten Sukabumi: Rp7,92 Miliar
-
Kabupaten Bekasi: Rp6,75 Miliar
-
Kabupaten Karawang: Rp5,67 Miliar
-
Kabupaten Cirebon: Rp5,13 Miliar
-
Kabupaten Purwakarta: Rp4,86 Miliar
-
Kabupaten Sumedang: Rp4,23 Miliar
-
Kabupaten Subang: Rp3,87 Miliar
-
Kabupaten Majalengka: Rp3,69 Miliar
-
Kabupaten Ciamis: Rp3,15 Miliar
-
Kabupaten Kuningan: Rp2,61 Miliar
-
Kabupaten Garut: Rp2,61 Miliar
-
Kabupaten Bandung Barat: Rp1,08 Miliar
-
Kabupaten Pangandaran: Rp270 Juta
Wilayah Kota:
-
Kota Bandung: Rp10,62 Miliar
-
Kota Cimahi: Rp9,54 Miliar
-
Kota Depok: Rp8,01 Miliar
-
Kota Bekasi: Rp5,76 Miliar
-
Kota Tasikmalaya: Rp5,76 Miliar
-
Kota Bogor: Rp4,32 Miliar
-
Kota Banjar: Rp3,78 Miliar
-
Kota Sukabumi: Rp3,51 Miliar
-
Kota Cirebon: Rp1,62 Miliar
Pemerintah Provinsi Jawa Barat sendiri, sebagai pemegang saham utama dengan porsi 38,52%, diprediksi akan menerima suntikan dividen mencapai Rp346,6 Miliar.
Keberhasilan Bank bjb dalam menjaga konsistensi pembagian dividen ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara perseroan dan pemerintah daerah.
Dengan jajaran pengurus baru, termasuk Susi Pudjiastuti sebagai Komisaris Utama Independen dan Ayi Subarna sebagai Direktur Utama, Bank bjb optimis dapat terus memacu pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menjaga standar tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel.***



Tinggalkan Balasan