GARUT — Ajang Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) yang digelar pada 2–3 Mei 2026 di GOR Bela Diri Guntur berlangsung meriah dan kompetitif. Kegiatan ini mempertandingkan beberapa kategori, di antaranya tanding, tunggal, dan ganda, dengan diikuti peserta dari tingkat kabupaten.
Dalam event tersebut, kontingen Pagar Nusa turut ambil bagian dengan mengirimkan atlet-atlet terbaik dari beberapa kecamatan, yakni Bungbulang, Karang Tengah, Limbangan, dan Tarogong Kidul. Kehadiran para atlet ini menjadi bagian dari upaya pembinaan prestasi sekaligus ajang pembuktian kemampuan di tingkat wilayah.
Hasil membanggakan berhasil diraih oleh dua atlet Pagar Nusa yang sukses menembus babak semifinal pada kategori tanding. Zaskia Yulianti berhasil lolos ke semifinal tanding kelas B putri, sementara Kinan juga melaju ke semifinal tanding kelas A putri. Capaian ini menjadi indikator positif atas kerja keras atlet serta dukungan dari pelatih dan pengurus.
Sekretaris PAC Pagar Nusa Bungbulang, Kidebleng, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas pencapaian tersebut. Ia menegaskan bahwa hasil ini merupakan langkah awal yang baik menuju target yang lebih tinggi.
“Alhamdulillah, atlet kami bisa menembus semifinal. Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus berjuang. Harapan kami tentu bisa melangkah lebih jauh dan meraih gelar juara,” ujar Kidebleng.
Sementara itu, Bendahara PC Pagar Nusa Kabupaten Garut, H. Agus Mustopa, turut menyampaikan harapannya saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler WhatsApp oleh tim Gugah.co. Ia mengapresiasi perjuangan para atlet yang telah menunjukkan performa terbaiknya di ajang Popwilda.
“Kami sangat mengapresiasi capaian atlet Pagar Nusa yang berhasil menembus babak semifinal. Ini merupakan hasil dari proses latihan yang konsisten dan pembinaan yang berkelanjutan. Kami berharap para atlet tetap fokus, menjaga kondisi, dan mampu memberikan hasil terbaik hingga meraih juara,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat di wilayah masing-masing atlet untuk memberikan dukungan penuh. Menurutnya, para atlet saat ini tidak hanya bertanding untuk diri sendiri, tetapi juga membawa nama baik daerah asalnya.
“Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat, khususnya di daerah asal para atlet. Mereka sedang berjuang membawa nama tanah kelahirannya. Dukungan moral dari masyarakat tentu menjadi energi tambahan bagi para atlet untuk tampil maksimal,” tambahnya.
Dengan semangat dan optimisme yang tinggi, kontingen Pagar Nusa berharap dapat memberikan hasil terbaik serta mengharumkan nama daerah di ajang olahraga bergengsi tersebut.***



Tinggalkan Balasan