Dari Konten Gratis ke Ruang Belajar Daring, Chandra Aditya Nurriefan Bangun Gerakan Literasi Public Speaking

|

GUGAH – Kemampuan berbicara di depan umum kini tidak lagi dipandang sebagai keterampilan yang hanya dibutuhkan oleh pembawa acara atau pembicara profesional. Di tengah era digital yang menuntut kemampuan menyampaikan gagasan secara efektif, public speaking menjadi bekal penting bagi siapa saja, mulai dari pelajar, mahasiswa, santri, hingga para profesional.

Kesadaran itulah yang mendorong Chandra Aditya Nurriefan untuk membangun ruang belajar komunikasi yang mudah diakses masyarakat. Melalui webinar daring yang digelar menggunakan Google Meet, ia berbagi pengalaman sekaligus pengetahuan mengenai teknik berbicara di depan publik kepada puluhan peserta dari berbagai daerah.

Peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari beragam latar belakang, mulai dari santri, pelajar, mahasiswa, masyarakat umum hingga aktivis organisasi. Webinar berlangsung interaktif dengan diskusi dan sesi tanya jawab yang memberi kesempatan peserta menyampaikan pengalaman maupun kendala mereka saat berbicara di depan umum.

Baca Juga:  Hak Jawab SMKN 1 Purwakarta: Klarifikasi Kegiatan Ketarunaan dan Imbauan Membawa Paving Block

Bagi Chandra, public speaking bukan sekadar kemampuan menyampaikan pidato. Menurutnya, keterampilan berkomunikasi menjadi modal dasar dalam hampir seluruh profesi karena menentukan bagaimana seseorang menyampaikan ide, membangun kepercayaan, dan menjalin hubungan dengan orang lain.

Dalam webinar tersebut, Chandra menyusun materi secara bertahap, mulai dari pemahaman dasar mengenai pentingnya public speaking hingga teknik-teknik praktis yang dapat langsung diterapkan. Peserta diperkenalkan pada konsep komunikasi verbal, vokal, dan visual, serta dibekali cara mengatasi rasa gugup, mengurangi penggunaan kata-kata jeda, berbicara lebih runtut, hingga menjaga perhatian audiens selama presentasi.

Ia juga membahas karakteristik pembicara yang efektif, strategi membangun kepercayaan diri, serta cara menyusun presentasi yang lebih menarik dan mudah dipahami. Pendekatan yang digunakan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dipadukan dengan pengalaman praktik yang pernah ia jalani.

Baca Juga:  Dari Pesantren ke Panggung Publik: Misi Chandra Tularkan Paham Publik Speaking di Kalangan Muda

Perjalanan Chandra di bidang public speaking sendiri berawal dari kebiasaannya membagikan konten edukasi secara konsisten di berbagai platform media sosial. Selama beberapa bulan terakhir, ia aktif memproduksi materi pembelajaran gratis melalui TikTok, Instagram, Facebook, YouTube, dan WhatsApp sebagai upaya memperluas akses masyarakat terhadap edukasi komunikasi.

Tidak berhenti di media sosial, ia kemudian membentuk komunitas public speaking sebagai ruang belajar bersama bagi siapa saja yang ingin meningkatkan kemampuan berbicara. Seusai webinar, Chandra juga membuka saluran WhatsApp resmi yang digunakan untuk membagikan tips komunikasi secara rutin kepada para peserta.

Di tengah aktivitasnya sebagai kreator konten edukasi, Chandra terus mengembangkan kompetensinya dengan mengikuti berbagai pelatihan public speaking tingkat nasional. Pengalaman tersebut dipadukan dengan praktik mengisi berbagai kegiatan yang memberinya kesempatan mengasah kemampuan berbicara di hadapan beragam audiens.

Baca Juga:  Kontrak Dua Tahun, Manchester United Resmi Angkat Michael Carrick Jadi Pelatih Permanen

Proses belajar yang dijalaninya membuahkan sejumlah pencapaian. Saat ini Chandra tengah mengikuti rangkaian seleksi Duta Pembicara Indonesia, sebuah kompetisi yang ia jadikan sebagai sarana meningkatkan kapasitas, memperluas wawasan, sekaligus memperkuat kontribusinya dalam bidang komunikasi publik.

Ke depan, webinar yang telah digelar itu direncanakan menjadi bagian dari program edukasi berkelanjutan. Chandra menargetkan hadirnya seri webinar berikutnya dengan materi yang lebih variatif dan pendekatan yang semakin praktis, sehingga semakin banyak masyarakat yang memiliki keberanian dan kemampuan menyampaikan gagasan secara efektif di ruang publik.***

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran