GUGAH – Ketua Presidium MD KAHMI Ciamis Dafid Firdaus melihat ada ketidak sinergisan atau komunikasi yang baik antara pemerintah daerah Kabupaten Ciamis dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Atas kondisi tersebut untuk membangun kolaborasi yang baik, maka MD KAHMI siap menjadi jembatan komunikasi antara Gubernur dengan Bupati.
“Saya lihat tidak terbangun komnukasi yang baik dengan Provinsi. Kebetulan Gubenur Jawa Barat KDM orang KAHMI, paling tidak melalui pendekatan ini antara rencana pembagunan kabupaten Ciamis dengan pemerintah Provinsi bisa disinergikan,” kata Dafid, dalam sambutannya, seusai dilantik menjadi Kordinator MD KAHMI Ciamis, Minggu (19/7) di Joglo Wreti Kendayun Desa Karangkamulyan Kec. Cijeungjing.
Dengan mengangkat tema “Kaluhur Sihungan Kandap Akaran”, bahwa kader-kader HMI dan alumninya, harus memiliki akar yang kuat di habitat dan lingkungan aktivitasnya sekarang dengan tetap memegang nilai dasar perjuangan. Sampai pada puncak sukses dengan tidak tergoyahkan karena akar yang kuat, serta memiliki jaringan yang kuat di atas dan basis (bawah).
Sementara Kord MD Kahmi Ciamis demisioner Budi Kurnia, yang saat ini menjabat Kabiro Eknomi Setda Provinsi Kawa Barat, mengatakan kader HMI sejelek-jeleknya, di forum sekecil apapun selalu menguasi forum.
Terkait sinergitas kolaborasi dan komunikasi antara pemerintahan, Pemkab dan Pemprov, Budi memberikan gambaran, harus ada keselarasan dalam pijakan dan arah pembangunan.
” Titincakana kudu nuturkeun, harus ada kesesuaian arah pembangunan. Misal, Ciamis tidak bisa memaksakan seperti Bekasi dengan memperluas kawasan Industri, Ciamis pasnya di pertanian dan budaya, bukan Industri, itu bisa searah dengan provinsi, ” kata Budi.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya yang diwakili Sekretaris Daerah, Andang Firman Triyadi, menyampaikan bahwa alumni HMI harus mampu menancapkan akar yang kuat di tengah masyarakat.
“Sehingga menjadi denyut nadi peradaban sekaligus pembawa harapan dan cita-cita bersama bagi kemajuan Kabupaten Ciamis,” kata Andang.
Ia juga mengajak seluruh keluarga besar KAHMI untuk terus membangun sinergi dan kolaborasi dalam mendukung pembangunan Tatar Galuh Ciamis.
Menurutnya, KAHMI memiliki sumber daya manusia (SDM) yang tersebar di berbagai profesi dengan ragam latar belakangnya.
“KAHMI dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam merumuskan gagasan, memperkuat pembangunan, dan memberikan solusi atas berbagai persoalan masyarakat,” tandas Andang.**



Tinggalkan Balasan