GUGAH — Sekitar 3.000 jamaah memadati Masjid Raya Al Jabbar, Kota Bandung, Minggu (6/9/2026). Di tengah rangkaian Maulid Nabi Muhammad SAW, Dzikir Akbar, dan Muhasabah, sebuah kepemimpinan baru dimulai.
Hj. Ifa Faizah Rohmah resmi dilantik sebagai Ketua Forum Majelis Taklim Al Jabbar Jawa Barat. Ia bersama jajaran pengurus dilantik Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Raya Al Jabbar, KH. Tata Sukayat.
Namun, jabatan tersebut tidak berhenti pada seremoni pelantikan.
Di tengah masyarakat yang menghadapi persoalan keluarga, perubahan pola pendidikan anak, rendahnya literasi keagamaan hingga kebutuhan pemberdayaan perempuan, forum majelis taklim memiliki ruang strategis untuk bergerak lebih jauh: menjadikan kegiatan keagamaan sebagai pintu masuk penyelesaian persoalan sosial.
Tema kegiatan, “Spirit Akhlak Rasulullah SAW dalam Membangun Karakter Bangsa”, menjadi relevan ketika pendidikan karakter tidak cukup hanya disampaikan melalui ceramah, tetapi perlu diterjemahkan menjadi gerakan nyata di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Forum Majelis Taklim Al Jabbar Jawa Barat diharapkan dapat menjadi simpul yang menghubungkan majelis taklim di berbagai daerah. Bukan sekadar tempat bertukar agenda pengajian, tetapi ruang kolaborasi untuk membangun literasi keislaman, penguatan keluarga, pendidikan anak, pemberdayaan perempuan, serta kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan warga.
Tantangan tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi kepengurusan baru.
Sebab, semakin besar jaringan majelis taklim yang terhubung, semakin besar pula potensi yang dapat digerakkan. Ribuan kelompok pengajian di Jawa Barat dapat menjadi kekuatan sosial apabila memiliki agenda yang terarah dan mampu membaca persoalan masyarakat di sekitarnya.
Pengalaman Teh Ifa menjadi modal untuk menjalankan peran tersebut.
Ia aktif dalam bidang pendidikan, dakwah, sosial, serta pemberdayaan perempuan. Selain memimpin Yayasan Al-Muhajirin Purwakarta, Teh Ifa juga dipercaya sebagai Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Barat, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Purwakarta, serta Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Purwakarta.
Di Masjid Raya Al Jabbar sendiri, Teh Ifa dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak dalam kepengurusan DKM periode 2025–2030.
Rangkaian pengalaman itu menempatkan amanah barunya bukan hanya sebagai posisi organisasi, melainkan peluang untuk memperluas dampak.
Ke depan, keberhasilan Forum Majelis Taklim Al Jabbar Jawa Barat tidak semata diukur dari banyaknya kegiatan yang digelar. Ukuran yang lebih penting adalah sejauh mana forum tersebut mampu menghadirkan manfaat yang dirasakan masyarakat: keluarga yang semakin kuat, perempuan yang semakin berdaya, anak-anak yang mendapat pendampingan lebih baik, serta lingkungan sosial yang semakin peduli.
Dari Masjid Raya Al Jabbar, gerakan itu kini memiliki titik awal baru.
Amanah Teh Ifa adalah memastikan majelis taklim tidak hanya ramai ketika pengajian berlangsung, tetapi juga hadir ketika masyarakat membutuhkan solusi.
Sebab dakwah yang berdampak bukan hanya tentang apa yang disampaikan kepada umat, tetapi tentang perubahan apa yang terjadi setelahnya.***



Tinggalkan Balasan