GUGAH – Ketua PW GP Ansor Jawa Barat, Subhan Fahmi, menitipkan pesan tegas kepada seluruh kader Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Purwakarta yang mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL). Menurutnya, kader Ansor harus menjadi penerus Nahdlatul Ulama (NU) yang tidak hanya unggul secara organisasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial yang nyata di tengah masyarakat.
Di hadapan puluhan peserta PKL di ABM Farm Al Muhajirin 5 Purwakarta, Kamis (9/7/2026), Subhan Fahmi menekankan bahwa kualitas kader tidak diukur dari banyaknya pelatihan yang diikuti, melainkan dari seberapa besar manfaat yang mampu diberikan kepada umat dan daerah.
“Purwakarta hari ini yang dipimpin oleh Bupati Om Zein sudah luar biasa. Agar diikuti oleh kader Ansor yang terus bersinergi dengan pemerintahan sehingga program-program pemerintah dan program Ansor bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Subhan Fahmi saat sambutan.
Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa kaderisasi Ansor harus melahirkan pemimpin yang mampu membangun kolaborasi, bukan berjalan sendiri. Menurutnya, sinergi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah daerah merupakan modal penting untuk menghadirkan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Semangat kolaborasi itu juga tercermin dalam pembukaan PKL. Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau Om Zein secara spontan membebaskan biaya pendaftaran seluruh peserta.
Sebanyak 40 kader yang semula diwajibkan membayar biaya registrasi sebesar Rp150 ribu per orang akhirnya mengikuti PKL tanpa dipungut biaya setelah seluruh kebutuhan pendaftaran ditanggung langsung oleh Bupati.
“Ini pendaftarannya berapa? 150 kan? Nggak apa-apa Om Zein bayarkan semuanya. Tadi jumlahnya 40 orang kan? Om Zein bayarkan. Nggak usah bayar lagi nanti ke panitia,” kata Om Zein.
Ketua GP Ansor Kabupaten Purwakarta, H. Deden Rohmatur Roudloh, menegaskan PKL bukan sekadar agenda rutin organisasi. Menurutnya, pelatihan ini menjadi ruang pembentukan karakter kader agar siap mengemban amanah sosial, kebangsaan, dan ke-NU-an.
“Saya ucapkan kepada sahabat semuanya, selamat ber-PKL semoga bukan hanya menerima materi dari para instruktur dan pemateri saja, tetapi juga mempu membuktikan dan nanti di akhir bisa lulus dari pelatihan ini,” ucap Deden.
PKL GP Ansor Purwakarta berlangsung pada 9–12 Juli 2026 di ABM Farm Al Muhajirin 5. Kegiatan ini dihadiri Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, Rois Syuriah PCNU Purwakarta KH. Endang Abdul Somad, Ketua PCNU Purwakarta KH. Ahmad Anwar Nasihin, unsur Forkopimda, Camat Kiarapedes, para kepala desa, Ketua MWC NU, pimpinan badan otonom NU, serta Ketua PAC GP Ansor se-Kabupaten Purwakarta.***



Tinggalkan Balasan