BEKASI — Alexandria Islamic School Kota Bekasi kembali menyelenggarakan Cambridge English Qualifications (CEQ) sebagai upaya meningkatkan kemampuan bahasa Inggris siswa berstandar internasional.
Kegiatan yang difasilitasi unit Language, Laboratory, Library & Development (L3D) Center of Alexandria tersebut berlangsung pada Sabtu (23/5/2026) dan diikuti 98 siswa kelas 11.
Secara keseluruhan, program Cambridge English Qualifications di Alexandria Islamic School melibatkan sekitar 700 siswa tingkat SMP dan SMA yang dibagi dalam beberapa jadwal pelaksanaan.
Kepala Unit L3D Alexandria, Hairul, mengatakan program tersebut tidak hanya berfokus pada ujian bahasa Inggris, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan kemampuan komunikasi dan kesiapan siswa menghadapi persaingan global.
“Program Cambridge English Qualifications ini bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris agar berstandar internasional. Program ini menjadi bekal penting bagi siswa untuk menghadapi tantangan pendidikan dan pekerjaan di masa depan yang semakin kompetitif dan global,” ujar Hairul.
Tes Cambridge tersebut dirancang untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris siswa secara menyeluruh, meliputi aspek Reading, Writing, Listening, dan Speaking dengan mengacu pada standar Common European Framework of Reference (CEFR).
Standar CEFR sendiri digunakan secara luas dalam dunia pendidikan internasional untuk mengukur tingkat kemampuan bahasa seseorang secara objektif.
Selain meningkatkan kemampuan bahasa, program Cambridge juga dinilai mampu membentuk pola pikir kritis, kemampuan problem solving, kreativitas, serta keterampilan komunikasi siswa.
Melalui program tersebut, siswa diharapkan lebih percaya diri menggunakan bahasa Inggris, terbiasa memahami aksen internasional, dan mampu memahami teks akademik secara lebih baik.
Hairul menambahkan, sertifikat Cambridge yang diperoleh siswa setelah lulus ujian diterbitkan langsung oleh Cambridge University Press & Assessment dan diakui berbagai universitas dunia.
“Sertifikat ini diakui lebih dari 1.400 universitas di berbagai negara, termasuk universitas di Inggris, Amerika Serikat, Kanada, Australia, Singapura, Jerman, dan Belanda,” katanya.
Menurutnya, program tersebut menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam membentuk generasi yang unggul secara akademik dan memiliki daya saing global.
“Melalui program ini, sekolah berharap dapat membentuk generasi yang unggul secara akademik, percaya diri dalam komunikasi internasional, dan berwawasan global. Karena pendidikan terbaik bukan hanya tentang nilai hari ini, tetapi tentang kesiapan anak menghadapi dunia esok,” tutup Hairul.



Tinggalkan Balasan