Bekasi — Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Banser yang diselenggarakan Satkoryon Banser Bekasi Selatan resmi dibuka di Kantor Kecamatan Bekasi Selatan, Kamis (14/05/2026).
Kegiatan kaderisasi yang berlangsung selama tiga hari, mulai 14 hingga 16 Mei 2026 tersebut diikuti lebih dari 50 peserta dari berbagai wilayah di Kecamatan Bekasi Selatan. Diklatsar turut dihadiri unsur Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Bekasi Selatan, perwakilan Pemerintah Kota Bekasi dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta Camat Bekasi Selatan.
Apel pembukaan Diklatsar dipimpin langsung oleh Wakil Ketua PW GP Ansor Jawa Barat, Panglima Joefry, selaku inspektur apel. Dalam pelaksanaannya, kegiatan berlangsung khidmat dengan semangat kaderisasi dan penguatan ideologi kebangsaan.
Sekretaris PC GP Ansor Kota Bekasi, M. Dzul Azmi, dalam sambutannya menekankan pentingnya khidmat yang dilandasi keikhlasan dalam berorganisasi, khususnya di tubuh Ansor dan Banser.
Ia menyampaikan bahwa pengabdian kader tidak boleh hanya berorientasi pada jabatan ataupun pengakuan, melainkan harus menjadi bagian dari perjuangan yang membawa keberkahan.
Selain itu, Azmi juga mendorong penguatan sumber daya manusia kader Ansor-Banser, baik dari sisi spiritual maupun intelektual, agar mampu menjawab tantangan zaman dan kebutuhan organisasi ke depan.
“Kader Ansor-Banser harus terus meningkatkan kapasitas diri, baik secara spiritual maupun intelektual. Khidmat yang ikhlas akan melahirkan keberkahan dalam perjuangan,” ujarnya di hadapan peserta Diklatsar.
Sementara itu, perwakilan Kesbangpol Kota Bekasi, Muhammad Zainuddin, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Ansor-Banser dalam melakukan kaderisasi kepemudaan di Kota Bekasi.
Ia mengaku bangga terhadap peran Ansor-Banser yang selama ini aktif mengajak generasi muda untuk turut berkontribusi bagi agama, bangsa, dan negara.
“Ansor dan Banser telah menunjukkan peran nyata dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan toleransi di tengah masyarakat. Kami mengapresiasi semangat kaderisasi yang terus berjalan,” kata Muhammad Zainuddin.
Menurutnya, keterlibatan pemuda dalam organisasi kepemudaan dan keagamaan menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga persatuan serta memperkuat nilai toleransi di Kota Bekasi.
Kegiatan Diklatsar Banser Satkoryon Bekasi Selatan dijadwalkan berlangsung hingga 16 Mei 2026 dengan berbagai materi meliputi kebanseran, kepemimpinan, ke-NU-an, kebangsaan, hingga penguatan kedisiplinan kader.***



Tinggalkan Balasan