Praktisi Spiritual dan Budaya Sumedang, Uwa Idu Durahman Meninggal Dunia

SUMEDANG – Dunia spiritual dan pelestari budaya Jawa Barat berduka. Uwa Idu Durahman, sosok praktisi spiritual kenamaan asal Sumedang yang wajahnya kerap menghiasi layar kaca dalam program-program fenomenal, dikabarkan meninggal dunia pada Senin, (27/4/2026).

Nama Uwa Idu dikenal luas oleh masyarakat Indonesia, terutama bagi mereka yang menggemari tayangan bertema misteri pada era awal 2000-an.

Kehadirannya sebagai pendamping dalam acara Uji Nyali memberikan warna tersendiri dengan pembawaannya yang tenang namun sarat akan nuansa mistis dan budaya.

Baca Juga:  Asap Tebal Menjalar ke Gedung Lain, Sejumlah Penghuni Apartemen Mediterania Masih Terjebak

Meninggalnya Uwa Idu meninggalkan duka mendalam, khususnya bagi warga Kabupaten Sumedang. Di kediamannya yang berlokasi di wilayah Cimalaka, ungkapan belasungkawa terus mengalir baik secara langsung maupun melalui jagat maya.

Salah satu warga masyarakat, Asep Dani, mengungkapkan keterkejutannya saat mendengar kabar duka tersebut. Ia mengaku sangat kehilangan sosok yang dianggap sebagai guru sekaligus sesepuh di wilayahnya.

Baca Juga:  Bukan Mitos, Melainkan Sejarah: Mahkota Binokasih Dibawa Kembali Mengelilingi Tanah Pasundan

“Merasa kehilangan sosok sesepuh ahli spiritual asal Cimalaka Sumedang, kami terus terang terkejut dengan banyaknya ucapan duka cita meninggalnya Uwa Idu di media sosial. Semoga Uwa Idu Durahman mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar Asep kepada wartawan.

Asep juga mengenang momen-momen saat Uwa Idu masih aktif di industri pertelevisian nasional, di mana keahlian spiritualnya diakui secara luas. “Kita sering menyaksikan aksi Uwa Idu dulu di TV, dalam acara uji nyali,” kenang Asep singkat namun penuh kesan.

Baca Juga:  Pemkab Sukabumi Bagikan Beasiswa Pendidikan di Momentum Hardiknas 2026

Selain dikenal lewat layar kaca, Uwa Idu juga dikenal sebagai praktisi yang teguh memegang adat istiadat Sunda. Kepergiannya merupakan kehilangan besar bagi pelestarian nilai-nilai spiritual tradisional di Sumedang.***

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *