Dokumen Kemenhaj Bocor, Gus Irfan Angkat Dua Anaknya Jadi Staf Ahli

|

GUGAH — Dugaan pengangkatan dua putra Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan, sebagai tenaga ahli di lingkungan Kementerian Haji dan Umrah menjadi sorotan publik setelah sebuah dokumen internal yang diduga berasal dari kementerian tersebut beredar luas.

Dokumen yang diduga merupakan lampiran Keputusan Menteri Haji dan Umrah Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pengangkatan Tenaga Ahli Menteri Haji dan Umrah itu memuat daftar sembilan tenaga ahli yang ditetapkan untuk mendukung pelaksanaan tugas menteri.

Baca Juga:  Fakta Persidangan Dinilai Tak Hubungkan Dirinya, Gus Yaqut: Kebenaran Akan Menemukan Jalannya

Dalam daftar tersebut tercantum nama Barbarossa Muhammad Farros dan Gibran Muhammad Fawwaz, yang disebut sebagai putra Gus Irfan. Munculnya kedua nama tersebut memicu perdebatan di ruang publik terkait transparansi pengisian jabatan serta potensi konflik kepentingan dalam lingkungan pemerintahan.

Perbincangan mengenai dokumen tersebut semakin meluas setelah diunggah oleh akun Instagram perspektiv.idn. Dalam unggahannya, akun itu mempertanyakan pengangkatan dua anggota keluarga menteri ke dalam jajaran tenaga ahli kementerian.

Baca Juga:  Sidang Kasus Kuota Haji Riuh, Saksi KPK Bantah Pernah Sebut Gus Yaqut dalam BAP

“Dua anak Menteri Haji, Mochamad Irfan Yusuf, tercantum dalam daftar tenaga ahli di kementerian yang dipimpinnya. Pengangkatan ini memunculkan pertanyaan soal potensi konflik kepentingan dan transparansi dalam pengisian jabatan publik,” tulis akun tersebut, dikutip Jumat (23/10/2026).

Beredarnya dokumen tersebut memunculkan berbagai tanggapan dari masyarakat. Sejumlah pihak menilai kementerian perlu memberikan penjelasan terbuka mengenai mekanisme rekrutmen tenaga ahli, termasuk dasar pertimbangan pengangkatan para pejabat non-organik tersebut, guna memastikan prosesnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga:  Kemenhaj Perkuat Satgas Pencegahan Haji Nonprosedural, 80 Keberangkatan WNI Ditunda

Hingga berita ini ditulis, belum ada klarifikasi resmi dari Kementerian Haji dan Umrah mengenai keaslian dokumen yang beredar maupun mekanisme pengangkatan Barbarossa Muhammad Farros dan Gibran Muhammad Fawwaz sebagai tenaga ahli.

Dengan belum adanya pernyataan resmi dari kementerian, informasi mengenai dokumen tersebut masih menunggu konfirmasi lebih lanjut.***

gugah.co | Menggerakkan Perubahan

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran