PURWAKARTA – Persiapan menuju Musyawarah Kabupaten (Mukab) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Purwakarta terus dikebut. Pengurus Caretaker memastikan berbagai tahapan telah dilaksanakan, mulai dari pembentukan kepanitian hingga administrasi keanggotaan, demi menyukseskan agenda strategis tersebut yang dijadwalkan digelar pada Juni 2026.
Ketua Caretaker Kadin Kabupaten Purwakarta, Haerul Tamam, menyampaikan bahwa sejauh ini proses persiapan berjalan sesuai rencana. Berbagai pertemuan intensif telah dilakukan, baik untuk koordinasi internal maupun pembentukan struktur panitia.
“Sudah beberapa kali kita melakukan pertemuan guna kesiapan pelaksanaan Mukab ini. Kami juga telah berkoordinasi dengan Anggota Luar Biasa (ALB) dan membentuk susunan kepanitian yang solid,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).
Jadwal Sudah Ditetapkan, Pendaftaran Dibuka
Menurutnya, waktu pelaksanaan Mukab telah disepakati bersama para senior dan pengurus, yakni pada bulan Juni 2026 mendatang. Saat ini, panitia yang terdiri dari Steering Committee (SC) yang dipimpin Thomas Darmawan dan Organizing Committee (OC) yang dinahkodai Ibu Arini Wilar, sudah mulai membuka pendaftaran peserta.
“Jadwal yang telah kita siapkan adalah hasil diskusi bersama. Untuk pendaftaran peserta dapat dilakukan di Purwakarta atau langsung ke Kadin Jabar, sementara formulir bakal calon nantinya akan tersedia di tingkat Jawa Barat,” kata Haji Tamam.
Ia menegaskan bahwa mekanisme ini harus dijalankan sesuai aturan. Salah satu syarat mutlak yang harus dipenuhi oleh seluruh peserta maupun panitia adalah keaktifan Kartu Tanda Anggota (KTA).
“KTA yang aktif adalah wajib. Karenanya, bagi yang masa berlakunya sudah habis atau belum memilikinya, dimohon segera mengurus perpanjangan. Prosesnya tidak akan lama, kurang dari satu pekan sudah selesai asalkan berkas persyaratan lengkap,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Haerul Tamam berpesan agar seluruh elemen yang terlibat bekerja dengan penuh tanggung jawab. Mukab bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan momen penting untuk menentukan arah dan kepemimpinan Kadin ke depannya.
“Semua persiapan hingga pelaksanaan harus diperhatikan dengan seksama. Jangan sampai ada hal yang terlewat atau menimbulkan kekecewaan di antara peserta,” ucapnya.
Oleh karena itu, ia meminta SC dan OC bekerja ekstra matang. “Panitia harus memastikan acara berjalan lancar, tertib, dan sukses tanpa adanya ekses yang tidak diinginkan. Mari kita wujudkan Mukab yang menjadi kebanggaan bersama,” pungkasnya.*



Tinggalkan Balasan