Fakta Persidangan Dinilai Tak Hubungkan Dirinya, Gus Yaqut: Kebenaran Akan Menemukan Jalannya

|

GUGAH — Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut menyatakan semakin yakin proses persidangan akan mengungkap kebenaran dalam perkara dugaan penyimpangan kuota haji tambahan 2024. Menurutnya, fakta-fakta yang terungkap dari pemeriksaan saksi sejauh ini belum menunjukkan adanya keterlibatan dirinya.

“Alhamdulillah, dari sidang yang kita ikuti, semuanya semakin terang benderang siapa pihak-pihak yang menerima aliran uang. Dan saya tegaskan, saya tidak pernah menerima uang,” ujar Gus Yaqut sebelum mengikuti sidang di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026).

Ia mengatakan, saksi yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU) dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) diyakini akan semakin memperjelas fakta persidangan, termasuk mengenai aliran dana yang dipersoalkan.

Baca Juga:  Kemenhaj Cabut Izin KBIHU Al-Fatah Purwakarta karena Pemalsuan Data dan Pungutan Berlebih

“Saya kira saksi yang dihadirkan akan mempertegas bahwa selama ini tuduhan terhadap saya, bahwa saya menerima aliran uang atau sesuatu dari proses ini, itu tidak benar. Sebagian saksi juga sudah mencabut keterangannya, dan saya berharap pengadilan memberikan ruang keadilan yang sebenar-benarnya,” katanya.

Gus Yaqut menegaskan, sejak menjabat sebagai Menteri Agama dirinya telah mengingatkan seluruh jajaran agar tidak bermain-main dalam penyelenggaraan ibadah haji. Menurutnya, penyelenggaraan haji harus sepenuhnya berorientasi pada keselamatan dan kepentingan jemaah.

“Saya berharap mereka yang menerima aliran uang, fee percepatan, atau apa pun namanya, mempertanggungjawabkan apa yang telah dilakukan. Saya sudah pernah memperingatkan secara keras bahwa tidak boleh ada satu pun oknum di Kementerian Agama yang bermain-main dengan haji,” tegasnya.

Baca Juga:  Pembangunan Mega Mall dan Trade Center di Subang, Reynaldy: Pedagang dan Masyarakat Jangan Tersingkirkan

Ia kembali menegaskan seluruh kebijakan yang diambil selama menjabat ditujukan untuk kepentingan jemaah, bukan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.

Di tengah proses hukum yang masih berjalan, Gus Yaqut mengaku tetap percaya keadilan akan ditegakkan melalui mekanisme persidangan.

“Insya Allah kebenaran akan menemukan jalannya, dan saya sangat yakin itu,” ujarnya.

Imbau Pendukung Tetap Tenang

Gus Yaqut juga menanggapi kehadiran ribuan pendukung yang datang ke Pengadilan Tipikor untuk memberikan dukungan moral. Mereka terdiri atas para kiai, bu nyai, tokoh nasional, santri, kader Gerakan Pemuda Ansor, serta berbagai elemen masyarakat.

Baca Juga:  Garut Akan Sulap Pasar Baru Jadi Ikon Baru Bernuansa Malioboro

Ia menyampaikan apresiasi atas doa dan dukungan yang diberikan, baik oleh mereka yang hadir langsung maupun yang mendoakan dari tempat lain.

“Tentu saya berterima kasih sekali atas dukungan dan doa, baik yang datang langsung ke sini atau tidak. Mereka semua saudara saya yang ingin bangsa ini tetap tegak di atas kebenaran sejati,” katanya.

Meski demikian, Gus Yaqut mengimbau seluruh pendukung tetap menjaga ketertiban dan menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.

“Kita imbau semua pendukung tenang. Insya Allah keadilan akan menemukan jalannya,” pungkasnya.***

gugah.co | Menggerakkan Perubahan

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran