Mahasiswa PEI Ukir Prestasi Nasional, Suarakan Hak Disabilitas di FLS 2026

|

GUGAH – Nama Agung Aditya Pujiawan, mahasiswa Politeknik Enjinering Indorama (PEI) sekaligus pemuda asal Purwakarta, kini turut mengharumkan nama daerah di panggung nasional. Ia baru saja terpilih sebagai salah satu delegasi dalam ajang bergengsi Indonesia Future Leaders Summit (FLS) 2026, yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Perjalanan menuju babak utama pun tidak mudah. Agung lebih dulu melewati seleksi berkas dan wawancara yang ketat pada kegiatan Future Leaders Camp (FLC), di mana ia bersaing dengan 60 peserta terpilih dari lima wilayah regional. Berkat ketekunannya, Agung akhirnya lolos dan bergabung bersama 300 delegasi terbaik se-Nusantara pada puncak acara yang berlangsung selama tiga hari, 7–9 Oktober 2026.

Baca Juga:  Polisi Ringkus 22 Terduga Pengeroyok di Tarogong Kaler, Tiga Pelaku Masih Diburu

Selama kegiatan berlangsung, para peserta dibekali dengan berbagai sesi bermakna: mulai dari lokakarya kepemimpinan, diskusi panel lintas sektoral, hingga sesi audiensi langsung dengan para pimpinan kementerian dan pemangku kebijakan nasional.

Di momen audiensi itulah, Agung menyampaikan suara yang penuh kepedulian. Dengan tegas namun santun, ia mengangkat isu pentingnya kesetaraan dan pemberdayaan penyandang disabilitas di Indonesia.

Baca Juga:  PB Permata Soroti Overload RSUD Bayu Asih: Jangan Biarkan Masyarakat Menunggu di Tengah Kondisi Darurat

“Sejahterakan kaum disabilitas dalam pemberdayaan khusus, baik di sektor pendidikan maupun kesempatan lapangan pekerjaan. Kita harus bersama-sama mewujudkan apa yang selama ini dianggap keterbatasan menjadi potensi ekonomi yang nyata bagi kemajuan bangsa.”

Pernyataan itu menjadi bukti bahwa kehadiran generasi muda bukan sekadar mengukir prestasi pribadi, melainkan membawa suara bagi mereka yang belum sepenuhnya didengar.

Baca Juga:  Inspektorat Purwakarta Alokasikan Rp2,27 Miliar untuk Sewa Mobil Dinas

Prestasi Agung tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi civitas akademika Politeknik Enjinering Indorama dan masyarakat Purwakarta pada umumnya. Lebih dari itu, pencapaian ini membuktikan bahwa mahasiswa pendidikan vokasi memiliki daya saing tinggi, kepedulian sosial yang mendalam, serta keberanian menyuarakan gagasan di hadapan para pengambil kebijakan bangsa.

Semangat Agung diharapkan dapat menularkan inspirasi bagi pemuda lainnya, bahwa dari mana pun kita berasal, kita semua memiliki peran untuk membangun Indonesia yang lebih inklusif dan sejahtera.***

gugah.co | Menggerakkan Perubahan

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran