Dharma Sosial Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran: Dorong Pembangunan Masjid dan Kualitas Pendidikan di Pangandaran

PANGANDARAN – Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam bidang kemanusiaan dan pendidikan. Melalui program bertajuk “Dharma Sosial”, yayasan ini menyalurkan sejumlah bantuan strategis bagi institusi pendidikan di wilayah Kecamatan Langkaplancar, Pangandaran guna memperkuat infrastruktur keagamaan dan kualitas kegiatan siswa.

Salah satu fokus utama dalam kegiatan kali ini adalah percepatan pembangunan fasilitas ibadah. Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran memberikan santunan serta bantuan dana pembangunan masjid yang berlokasi di lingkungan SMPN 5 Langkaplancar.

Baca Juga:  Usung Visi Religius dan Modern, Kader Ansor Plered Parid Resmi Maju di Pilkades PAW Liunggunung

Bantuan ini ditujukan agar proses pembangunan sarana ibadah tersebut segera rampung. Dengan tersedianya masjid yang layak, diharapkan siswa dan tenaga pendidik dapat melaksanakan aktivitas keagamaan dengan lebih nyaman, sekaligus menjadi pusat penguatan nilai-spiritual bagi generasi muda di sekolah tersebut.

Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, yayasan juga memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program pendidikan di SMPN 6 Langkaplancar. Bentuk dukungan ini mencakup bantuan operasional untuk berbagai kegiatan sekolah yang bertujuan mengembangkan potensi minat dan bakat siswa.

Baca Juga:  Ziarah May Day ala KSARBUMUSI Garut: Dari Makam Ulama, Spirit Perjuangan Buruh Dikuatkan

Langkah ini diambil sebagai wujud nyata kepedulian yayasan terhadap kelancaran program-program edukatif yang diselenggarakan oleh pihak sekolah, sehingga proses belajar-mengajar dapat berjalan lebih optimal.

Perwakilan Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran menegaskan bahwa “Dharma Sosial” merupakan agenda rutin untuk memastikan lembaga hadir di tengah masyarakat.

“Kami berharap bantuan ini memberikan manfaat jangka panjang, sekaligus menjadi pemantik bagi munculnya kesadaran sosial dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat,” ungkap perwakilan yayasan dalam keterangannya.

Baca Juga:  Sinergi Pemkab dan DPRD Cirebon: Pendidikan Jadi Fondasi Utama dan Mandat Regulasi

Melalui inisiatif ini, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran berupaya mentransformasi empati individu menjadi aksi kolektif. Sinergi antara lembaga sosial dan institusi pendidikan di daerah ini diharapkan mampu membangun ekosistem pendidikan yang lebih religius dan berdaya saing di masa depan.***

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *