GUGAH – Kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup hanya diajarkan di ruang kelas. Semangat itu harus dibentuk melalui pengalaman, kerja sama, dan aksi nyata. Pesan itulah yang mewarnai pelaksanaan Greenovation IX yang digelar Siswa Pecinta Alam (Sispala) SMAN 1 Sukaresmi (SMANLA), Sabtu (29/8/2026).
Mengusung tema “Menjaga Bumi, Menghidupkan Generasi”, kegiatan tahunan tersebut diikuti 128 peserta, mulai dari anak usia dini hingga anggota Sispala dari berbagai sekolah di Kabupaten Cianjur. Selama sehari penuh, para peserta mengikuti berbagai kegiatan yang menguji keterampilan, kekompakan, sekaligus kepedulian terhadap kelestarian alam.
Sejak pagi, suasana SMAN 1 Sukaresmi dipenuhi semangat para peserta. Kegiatan diawali dengan registrasi, senam bersama, dan upacara pembukaan sebelum memasuki berbagai perlombaan bertema kepecintaalaman.
Beragam tantangan disiapkan panitia, mulai dari kemampuan teknis di lapangan hingga kerja sama tim. Seluruh rangkaian dirancang bukan sekadar menentukan pemenang, tetapi membentuk karakter generasi muda yang tangguh, disiplin, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
Ketua Panitia Greenovation IX, Alifa Humaira A.H., mengatakan penyelenggaraan kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi seluruh panitia dalam mengelola sebuah agenda berskala besar.
“Greenovation IX mengajarkan saya bahwa sebuah kegiatan tidak akan berjalan baik tanpa kerja sama yang solid, komunikasi yang intensif, dan rasa tanggung jawab dari seluruh panitia,” ujarnya.
Menurut Alifa, proses persiapan hingga pelaksanaan tidak lepas dari berbagai tantangan. Namun, antusiasme peserta menjadi energi yang menghapus seluruh rasa lelah.
“Terima kasih kepada seluruh panitia, peserta, pembina, dan semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga Greenovation terus berkembang menjadi wadah yang lebih besar dan mampu mempererat silaturahmi antarpecinta alam di Cianjur,” katanya.
Senada dengan itu, Pimpinan Organisasi Sispala SMANLA, Rasya Romadhon T.A., menyebut Greenovation bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga ruang untuk memperkuat persaudaraan antaranggota Sispala.
“Greenovation bukan sekadar mencari siapa yang paling tangguh, tetapi menjadi rumah bersama bagi para pecinta alam untuk saling mengenal, belajar, dan membangun kebersamaan,” ungkapnya.
Rasya berharap penyelenggaraan berikutnya mampu menghadirkan peserta yang lebih banyak dengan konsep kegiatan yang semakin inovatif serta jalur jelajah alam yang lebih menantang.
Apresiasi juga datang dari Pembina Sispala SMANLA, Desi Sri Muliawati, yang menilai keberhasilan Greenovation IX merupakan buah dari kedisiplinan dan kerja keras seluruh panitia.
“Alhamdulillah Greenovation IX berjalan dengan sangat baik. Saya bangga melihat dedikasi panitia yang mampu bekerja sama dan menjaga koordinasi selama kegiatan berlangsung,” tuturnya.
Ia mengingatkan para siswa agar tidak cepat berpuas diri dan terus mengembangkan kemampuan melalui setiap kegiatan organisasi.
“Teruslah belajar dan berproses menjadi lebih baik. Kalian semua sudah memberikan yang terbaik. Good job untuk seluruh panitia Greenovation 2026,” pesannya.
Rangkaian Greenovation IX ditutup dengan pengumuman para pemenang, penyerahan penghargaan, serta pertunjukan seni yang disambut meriah para peserta.
Lebih dari sekadar perlombaan, Greenovation IX menjadi bukti bahwa organisasi siswa mampu menghadirkan ruang pembelajaran yang membentuk kepemimpinan, kepedulian lingkungan, dan semangat kolaborasi. Dari Sukaresmi, pesan tentang pentingnya menjaga bumi kembali digaungkan oleh generasi muda yang kelak akan menjadi penjaga masa depan.***



Tinggalkan Balasan