Resmikan Jalan di Subang, Kang Rey: Saya Malu Gunting Pita tapi Jalan Cuma Sepotong

|

GUGAH – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita atau Kang Rey mengaku kecewa saat meresmikan ruas jalan Kabupaten Mulyasari–Bongas di Kecamatan Pamanukan, Jumat (26/6). Pasalnya, jalan yang diresmikan belum selesai seluruhnya dan masih menyisakan hampir satu kilometer ruas yang rusak.

Peresmian tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Saba Desa di Kecamatan Pamanukan. Pada kesempatan itu, Kepala Desa Mulyasari Hasanudin Masawi berharap pembangunan jalan dapat segera dituntaskan hingga seluruh ruas selesai agar masyarakat menikmati akses yang lebih nyaman.

Menanggapi hal tersebut, Kang Rey mengaku tidak puas dengan pelaksanaan proyek yang dinilai tidak sesuai arahannya kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Subang.

Baca Juga:  Krisis Legitimasi Musorkablub KONI Subang, Cacat Prosedur hingga Tudingan Settingan Pemenang

“Sebenarnya saya malu karena Dinas PUPR Subang tidak menindaklanjuti perintah saya. Harus selesai semua. Perintah saya itu tidak boleh ada jalan dibangun setengah karena kalau seperti ini moal beres-beres,” tegas Kang Rey.

Menurutnya, pola pembangunan jalan yang dilakukan secara bertahap di banyak titik harus dihentikan. Ia menilai pembangunan yang tidak tuntas hanya akan memperlambat penyelesaian infrastruktur dan tidak memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Baca Juga:  KH Said Aqil Siradj Resmikan Gedung MWC NU Binong, Tekankan Pentingnya Persatuan Umat

“PUPR harus dievaluasi agar pengerjaan jalan sesuai yang saya instruksikan, tidak banyak titik tapi selesai. Jangan karena mengejar popularitas jadi sepotong-sepotong. Lebih baik titiknya tidak banyak, tapi satu ruas ini selesai,” ujarnya.

Kang Rey juga memerintahkan agar sisa ruas jalan Kabupaten di Desa Mulyasari diselesaikan seluruhnya pada tahun ini.

“Tahun ini dari ujung sana sampai sini harus selesai,” katanya.

Di akhir sambutannya, Kang Rey kembali meminta maaf kepada masyarakat karena jalan yang diresmikan belum sepenuhnya rampung. Ia menegaskan tidak ingin kondisi serupa kembali terjadi pada proyek pembangunan berikutnya.

Baca Juga:  Terjebak di Jalan Buntu, Dua Pelaku Curanmor Ditangkap Warga dan Satpam di Parungpanjang

“Saya malu gunting pita tapi jalan cuma sepotong. Mohon maaf kalau jalan belum beres semua. Saya tidak mau jalan setengah-setengah,” ucapnya.

Diketahui, panjang ruas jalan Kabupaten di Desa Mulyasari mencapai 1.730 meter. Hingga kini, baru 780 meter yang selesai diperbaiki, sementara 950 meter sisanya ditargetkan rampung pada tahun ini.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Daerah, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Pamanukan, Ketua TP2D, serta sejumlah tamu undangan lainnya.***

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran