Sang Reserse Ulung Pimpin Polres Metro Bekasi Kota, Ini Rekam Jejak Kombes Pol Putu Kholis

|

GUGAH – Kepolisian Republik Indonesia kembali melakukan rotasi dan promosi jabatan terhadap sejumlah perwira tinggi dan perwira menengah sebagai bagian dari penyegaran organisasi. Salah satu jabatan yang mengalami pergantian adalah Kapolres Metro Bekasi Kota yang kini resmi dijabat Kombes Pol Putu Kholis Aryana, perwira dengan rekam jejak panjang di bidang reserse dan penegakan hukum.

Penunjukan tersebut tertuang dalam surat telegram Kapolri sebagai bagian dari mutasi rutin di lingkungan Polri. Rotasi jabatan tersebut diharapkan semakin memperkuat kinerja organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk meningkatkan profesionalisme dan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian.

Baca Juga:  AMDAL Belum Rampung, LBH GP Ansor Kota Bekasi Pertanyakan Aktivitas PSEL Bantargebang

“Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko.

Kombes Pol Putu Kholis Aryana merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2004. Sepanjang kariernya, ia dikenal sebagai perwira yang banyak mengemban penugasan di bidang reserse dengan pengalaman menangani berbagai perkara strategis di tingkat nasional maupun kewilayahan.

Sejumlah jabatan penting pernah diembannya, di antaranya ajudan Wakapolri, Kapolsek Jiwan, Kasat Narkoba Polresta Depok, Kasat Reskrim Polresta Depok, Kanit III Subdit III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Kapolres Malang, hingga Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadirreskrimum) Polda Metro Jaya sebelum dipercaya memimpin Polres Metro Bekasi Kota.

Baca Juga:  Haji Anton Apresiasi Raihan Opini WTP Kota Bekasi atas LKPD Tahun Anggaran 2025

Di bidang penegakan hukum, nama Putu Kholis turut menjadi sorotan ketika menjadi bagian dari tim Bareskrim Polri yang berhasil menangkap buronan kasus korupsi Djoko Tjandra di Malaysia pada 2020. Keterlibatannya dalam operasi tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan kariernya sebagai penyidik reserse.

Tak hanya dikenal sebagai perwira reserse, Putu Kholis juga dinilai memiliki pendekatan humanis saat memimpin Polres Malang pascatragedi Kanjuruhan. Saat itu, ia aktif membangun komunikasi dengan keluarga korban, melakukan pendampingan terhadap penyintas, serta mengawal berbagai proses pemulihan sosial. Pengalaman tersebut kemudian ia tuangkan dalam buku Move in Silence: Untold Story of Kanjuruhan Disaster.

Dengan pengalaman yang dimiliki, Putu Kholis diharapkan mampu membawa Polres Metro Bekasi Kota semakin profesional, responsif, dan humanis dalam menjawab berbagai tantangan keamanan di wilayah perkotaan yang memiliki tingkat mobilitas masyarakat tinggi. Selain memperkuat penegakan hukum, kehadirannya juga diharapkan mampu mempererat sinergi dengan Pemerintah Kota Bekasi, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah. ***

Baca Juga:  PCNU Garut Awali Pembangunan Lanjutan Gedung, Ditargetkan Jadi Pusat Pelayanan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran