Konsolidasi Syuriah NU Se-Kota Bekasi, Pastikan Setiap Program Membawa Maslahat

|

GUGAH – Syuriah PCNU Kota Bekasi menggelar rapat harian bersama jajaran Syuriah se-Kota Bekasi dengan mengusung tema Taqwiyatul Fikrah wa Tansiqul Harakati An-Nahdliyah (Penguatan Pemikiran dan Koordinasi Gerakan An-Nahdliyah), Jumat (19/6/2026), di Saung Mang Engking, Kota Bekasi.

Kegiatan tersebut menjadi forum konsolidasi untuk memperkuat peran Syuriah dalam menjaga arah organisasi sekaligus mengharmonisasikan dan mempercepat pelaksanaan program-program strategis Nahdlatul Ulama di Kota Bekasi agar tetap berjalan sesuai manhaj dan ideologi Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Rais Syuriah PCNU Kota Bekasi KH. Abu Bakar Rahziz, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi KH. Abdul Syakur, Ketua BAZNAS Kota Bekasi H. Darsono, Ketua FKUB Kota Bekasi KH. Abdul Manan, perwakilan Mustasyar KH. Abdul Hadi, jajaran Pengurus Syuriah PCNU Kota Bekasi, serta perwakilan Syuriah dari masing-masing MWCNU se-Kota Bekasi.

Baca Juga:  Bank Subang Sumbang PAD Rp8 Miliar, Pemkab Subang Kaji Peluang Pengelolaan Gaji ASN

Rangkaian kegiatan diawali dengan tawasul yang dipimpin KH. Zainal Abidin, kemudian dilanjutkan rapat yang dipandu Katib Syuriah PCNU Kota Bekasi KH. Lukman Hakim.

Forum tersebut juga menjadi momentum silaturahmi bagi Ketua BAZNAS Kota Bekasi yang baru terpilih, H. Darsono. Dalam kesempatan itu, ia mengajak para ulama dan jajaran Syuriah NU untuk terus meningkatkan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

“Kami berharap para ulama dapat terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya zakat, infak, dan sedekah. ZIS tidak hanya menjadi bentuk ibadah individual, tetapi juga memiliki peran besar dalam membantu pemberdayaan umat dan pengentasan kemiskinan di Kota Bekasi,” ujar Darsono.

Baca Juga:  Usai Terima SK DPP, PDIP Kota Bekasi Diminta Tekan Angka Kemiskinan

Sementara itu, Rais Syuriah PCNU Kota Bekasi KH. Abu Bakar Rahziz menegaskan bahwa Syuriah memiliki posisi penting dalam menjaga arah perjuangan organisasi agar tetap berpijak pada prinsip-prinsip Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.

“Syuriah memiliki tanggung jawab untuk menjaga arah dan marwah organisasi agar tetap berjalan sesuai manhaj Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah. Karena itu, konsolidasi dan koordinasi harus terus diperkuat agar program-program organisasi dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat bagi umat,” ujar KH. Abu Bakar Rahziz.

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat konsolidasi internal antara Syuriah dan Tanfidziyah guna mempercepat pelaksanaan program-program organisasi yang memberikan manfaat nyata bagi warga Nahdliyin dan masyarakat luas.

Baca Juga:  Masuki Purnabakti, Munib Maksum: Layani Jemaah Haji dengan Baik karena Bernilai Ibadah

Forum rapat turut diwarnai berbagai masukan dan pandangan dari para pengurus Syuriah, di antaranya KH. Jamalulail Said, Dr. KH. Taufiq, KH. Abdul Hadi, KH. Nasir, dan KH. Ridwan. Secara umum, para peserta menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara unsur Syuriah dan Tanfidziyah agar program-program organisasi dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Rapat ditutup dengan doa yang dipimpin KH. Asmat Mansyur selaku Rois Syuriah MWCNU Bantargebang. Melalui forum tersebut, Syuriah PCNU Kota Bekasi berharap koordinasi, soliditas, serta peran keulamaan dalam mengawal gerakan Nahdlatul Ulama di Kota Bekasi dapat semakin kuat dan memberikan kontribusi nyata bagi kemaslahatan umat. ***

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran