Kartini Digital, Menteri PPPA Ajak Perempuan Tak Sekadar Jadi Penonton Teknologi

|

JAKARTA – Menteri PPPA Arifah Fauzi mendorong kaum perempuan menjadi agen perubahan di dunia digital. Perempuan harus menciptakan ruang siber yang sehat dan inklusif.

Arifah menyinggung keberanian RA Kartini dalam bersuara. Ia membandingkan tantangan zaman dahulu dengan kecepatan disrupsi teknologi yang sangat masif saat ini.

“RA Kartini adalah sosok pemberani dalam bersuara, berpikir kritis, dan memperjuangkan kemanusiaan di tengah keterbatasan akses pendidikan saat itu. Namun tantangan kita saat ini berbeda, yaitu kehadiran teknologi yang bergerak sangat cepat dan tak terbatas. Maka kita harus bergerak bersama dalam memastikan perempuan bukan hanya menjadi pengguna, melainkan sebagai pencipta dan agen perubahan di dunia digital,” tegasnya, Kamis (14/5/2026).

Baca Juga:  Menkeu Purbaya Bidik Insentif Kendaraan Listrik Cair Juni 2026 demi Tekan Impor BBM

Pernyataan ini muncul dalam acara “Menghidupkan Kartini di Era Digital” di Universitas Indonesia, Depok. Semangat perjuangan Kartini harus relevan dengan zaman.

Dunia digital menyimpan risiko besar bagi perempuan dan anak. Ancaman seperti kekerasan berbasis gender daring hingga perundungan siber semakin mengintai pengguna.

Menteri Arifah meminta masyarakat menjaga cahaya perjuangan Kartini di internet. Teknologi wajib menjadi alat pendukung kemajuan, bukan sarana untuk menghancurkan harkat.

Baca Juga:  Bupati Subang Siapkan ASN Pendamping SPJ untuk Sekolah, Kepala Sekolah Diminta Fokus Benahi Pendidikan

Ia mengajak perempuan memanfaatkan teknologi untuk bekerja dan berkeluarga. Identitas diri yang kuat akan terbentuk melalui pemanfaatan internet yang sangat positif.

“RA Kartini telah menyalakan cahaya seabad yang lalu. Tugas kita sekarang adalah memastikan cahaya itu tetap hidup dan menyala di ruang digital. Mari kita bersama-sama menjadikan teknologi sebagai alat untuk membawa perubahan positif bagi kemajuan perempuan Indonesia,” pungkasnya.

Baca Juga:  Polres Metro Tangerang Kota Perketat Patroli Dini Hari, Antisipasi Tawuran dan Kejahatan Jalanan

Kementerian PPPA terus mendorong kolaborasi banyak pihak. Keluarga hingga komunitas harus bersinergi menciptakan ruang digital yang aman bagi setiap perempuan.***

gugah.co | Menggerakkan Perubahan

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran