Bupati Subang Siapkan ASN Pendamping SPJ untuk Sekolah, Kepala Sekolah Diminta Fokus Benahi Pendidikan

SUBANG – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita menegaskan komitmennya untuk memperbaiki tata kelola Dana BOS di Kabupaten Subang. Salah satu langkah yang tengah disiapkan ialah menghadirkan ASN pendamping administrasi dan SPJ di setiap sekolah agar kepala sekolah dapat lebih fokus membenahi kualitas pendidikan.

Hal tersebut disampaikan Reynaldy usai melantik Pejabat Fungsional dan 238 Kepala Sekolah di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, Selasa (19/5/2026), di Aula Oman Syahroni, Kantor Bupati Subang.

Baca Juga:  Kinerja APBD Jawa Barat April 2026 Catat Surplus Rp11,9 Triliun

Dalam keterangannya kepada awak media, Reynaldy mengatakan pengelolaan Dana BOS masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Subang. Menurutnya, persoalan administrasi dan pelaporan kerap menjadi kendala bagi kepala sekolah.

“Kadang bukan karena nakal, tapi ada kepala sekolah yang memang belum memahami pengelolaan keuangan dan penyusunan SPJ, sehingga dibuat asal-asalan,” ujarnya.

Karena itu, Pemkab Subang tengah mendesain skema pendampingan melalui ASN yang akan membantu sekolah dalam urusan administrasi dan pelaporan penggunaan Dana BOS.

Baca Juga:  Harga Cabai dan Kentang di Subang Naik, Pasokan Bahan Pokok Tetap Aman

“Saya ingin kepala sekolah fokus pada pembenahan sekolahnya. Untuk urusan administrasi dan SPJ Dana BOS nanti akan didampingi ASN yang memang disiapkan,” katanya.

Selain menyiapkan ASN pendamping, Reynaldy juga mengungkapkan dirinya telah menghapus keberadaan Korwil Pendidikan sebagai upaya meminimalisasi potensi penyimpangan anggaran.

“Saya tidak ingin ada lagi perantara antara kepala sekolah dengan Dinas Pendidikan. Dengan dihapusnya korwil, diharapkan salah satu unsur penyebab penyelewengan Dana BOS bisa dihilangkan,” tegasnya.

Baca Juga:  Gelar Operasi Hisbah, Santri di Ciamis Temukan Ribuan Botol Miras

Ia berharap pelantikan 238 kepala sekolah menjadi kekuatan baru untuk menciptakan tata kelola pendidikan yang lebih baik dan bersih di Kabupaten Subang.

“Mudah-mudahan dengan dilantiknya kepala sekolah hari ini tidak ada lagi penyalahgunaan anggaran BOS,” pungkasnya.

Menurut Reynaldy, keberadaan ASN pendamping juga akan memperkecil ruang penyelewengan dalam pengelolaan anggaran sekolah.

“Ketika nanti ada penyelewengan, saya tahu dan tidak boleh lagi ada alasan tidak tahu, karena ASN yang ditunjuk sudah disiapkan,” tutupnya.***

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran