Update Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk BBM, Korban Tewas Bertambah Menjadi 18 Orang

|

PALEMBANG – Jumlah korban jiwa dalam kecelakaan tragis yang melibatkan Bus ALS dengan truk tangki BBM di Jalan Lintas Sumatra, Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatra Selatan, dilaporkan kembali bertambah. Hingga saat ini, total korban meninggal dunia tercatat sebanyak 18 orang.

Kenaikan jumlah ini terjadi setelah satu korban atas nama M. Tahrul, warga Tegal, dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif di RSUD Rupit.

RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang sejauh ini telah menerima 17 kantong jenazah. Dalam proses pemeriksaan, Tim Disaster Victim Identification (DVI) menemukan fakta pilu terkait kondisi para korban:

  • Temuan Bagian Tubuh: Petugas menemukan dua bagian tubuh yang saling menempel di area ketiak dalam satu kantong jenazah.

  • Identifikasi Anak Kecil: Berdasarkan ukuran dan kondisinya, bagian tubuh tersebut diduga kuat milik anak kecil yang diperkirakan berusia di bawah 5 tahun.

  • Kendala Identifikasi: Kepala RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Kombes Budi Susanto, menjelaskan bahwa jenis kelamin korban tersebut belum dapat dipastikan karena kondisi potongan tubuh yang kecil dan hancur. Tim medis telah mengambil sampel bagian tubuh tertentu untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga:  GMCM Soroti Proyek Jalan Cimaskara–Padasuka Rp12,6 Miliar, Pertanyakan Dugaan Mangkrak

Tim DVI terus bekerja maksimal melakukan identifikasi dengan mencocokkan data dari keluarga korban melalui posko antemortem maupun layanan hotline. Meski sejumlah properti, gigi, dan aksesori telah ditemukan pada jenazah, data tersebut belum bisa dijadikan dasar tunggal untuk menetapkan identitas korban secara pasti.

Keluarga yang tidak dapat hadir langsung diimbau untuk memanfaatkan layanan hotline guna menyerahkan data-data pendukung yang diperlukan.

Baca Juga:  Usai Dua Tahun Kelola Zakat Fitrah, LAZISNU Tegalwaru Luncurkan Program Infak Bulanan

Kecelakaan maut ini terjadi di Simpang Danau, Kecamatan Karang Jaya, pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Peristiwa bermula saat Bus ALS bernomor polisi BK 7451 DL diduga mencoba menghindari lubang di jalan, sehingga kendaraan berpindah jalur dan menghantam truk tangki BBM dari arah berlawanan. Sopir bus dilaporkan turut menjadi salah satu korban tewas dalam insiden ini.

Baca Juga:  Menkeu Purbaya Tegaskan Tak Ada Lagi Tax Amnesty, Jangan Berburu di Kebun Binatang

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Nandang Mu’min Wijaya, menyatakan bahwa tim terpadu dari Ditlantas, Laboratorium Forensik, hingga tim Traffic Accident Analysis (TAA) masih terus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut.***

gugah.co | Menggerakkan Perubahan

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran