GUGAH – Di kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta, Jalan Veteran, suasana tampak penuh semangat pada Minggu, 18 Oktober 2026. Dias Rukmana Praja, Sekretaris DPD Partai Golkar sekaligus Wakil Ketua DPRD Purwakarta, memimpin rapat persiapan menyambut peringatan Hari Ulang Tahun ke-62 Partai Golkar yang jatuh pada 20 Oktober mendatang.
Bagi Dias, momen ini bukan sekadar perayaan tahunan. “Peringatan HUT Golkar kali ini bukan hanya menjadi ajang konsolidasi internal, tetapi juga sebagai momentum untuk mengingat kembali sejarah panjang Golkar dalam kancah politik Indonesia,” ujarnya. Rangkaian kegiatan yang telah disusun menegaskan satu hal utama: pada usia yang ke-62, Golkar ingin semakin hadir di tengah-tengah rakyat.
Instruksi penyelenggaraan ini datang langsung dari DPP Partai Golkar, di bawah arahan Ketua Umum Bahlil Lahadalia. Semangatnya sederhana namun bermakna dalam, kembali pada jati diri Golkar yang lahir dari rahim rakyat.
Dias mengingatkan, Golkar lahir tepat pada 20 Oktober 1964, awalnya sebagai Sekretariat Bersama Golongan Karya (Sekber Golkar). Sejak saat itu, peran Golkar tak terpisahkan dari perjalanan bangsa. Mulai dari masa-masa awal pembangunan, menjaga stabilitas negara di era Orde Baru, hingga bertransformasi menjadi partai politik yang matang dalam sistem demokrasi pasca-reformasi.
Selama lebih dari enam dekade, Golkar konsisten hadir sebagai mitra pemerintahan yang bertujuan memastikan kebijakan publik tetap berpihak pada rakyat. “Golkar berperan aktif dalam memastikan pembangunan berjalan lancar, menjaga kebijakan tetap berpihak pada rakyat, dan menjadi pilar penting dalam mewujudkan Indonesia maju,” tambah Dias.
Filosofi yang dipegang teguh terangkum dalam satu kalimat: “Keberhasilan pemerintah adalah keberhasilan bangsa, dan keberhasilan bangsa adalah keberhasilan partai yang lahir dari rahim rakyat.”
Prinsip ini menjadi pedoman bahwa kehadiran Golkar bukan untuk kepentingan kekuasaan semata, melainkan untuk mendorong kebijakan yang membuka lapangan kerja, memperkuat ekonomi masyarakat, dan mendorong pertumbuhan yang merata.
Oleh karena itu, rangkaian peringatan HUT ke-62 di Purwakarta tidak akan diisi sekadar seremonial belaka. Melalui berbagai kegiatan sosial yang direncanakan, Golkar ingin membuktikan kedekatannya dengan masyarakat luas. Semoga peringatan kali ini bukan sekadar menambah usia, tetapi juga menambah kebermanfaatan nyata bagi warga Kabupaten Purwakarta.*





Tinggalkan Balasan