GUGAH – Semangat berbagi di hari Jumat Berkah tidak hanya ditunjukkan melalui pemberian bantuan, tetapi juga melalui ketertiban dan keamanan saat distribusi berlangsung. Di sinilah peran vital Sekretariat Organisasi Kemasyarakatan Sosialis Indonesia (SOKSI) Kabupaten Purwakarta terlihat jelas. Dalam agenda pembagian ratusan nasi box oleh DPD Partai Golkar Purwakarta pada Hari Jumat 18 Spetember 2026 kader SOKSI tampil sebagai pengawal utama yang memastikan kegiatan berjalan lancar, aman, dan tertib.
Ratusan nasi box yang disiapkan untuk masyarakat umum—mulai dari pekerja kasar, lansia, hingga warga prasejahtera—distribusikan di titik-titik strategis seperti area pasar tradisional dan terminal. Tanpa kehadiran SOKSI, antrean panjang berpotensi memicu kekacauan atau ketidaknyamanan bagi penerima manfaat. Namun, berkat koordinasi apik antar-korwil SOKSI, proses penyerahan berlangsung sistematis tanpa ada insiden berarti.
Ketua SOKSI Kabupaten Purwakarta, Dr.Karwita, SH,MH , menegaskan bahwa tugas mereka bukan sekadar “jaga-jaga”, melainkan memastikan rasa aman dan nyaman menjadi bagian dari paket bantuan itu sendiri.
“Kami hadir bukan hanya sebagai penjaga ketertiban, tapi sebagai wujud pelayanan prima kepada masyarakat. Ketika seseorang menerima nasi box dengan senyum dan tanpa desak-desakan, maka nilai kepedulian partai benar-benar tersampaikan. SOKSI adalah ujung tombak yang menerjemahkan niat baik menjadi aksi nyata yang beradab,” ujarnya saat memimpin langsung pengamanan di lokasi.
Ia menambahkan, setiap kader SOKSI yang diterjunkan telah dibekali briefing teknis mengenai penanganan kerumunan, komunikasi persuasif, dan protokol kesehatan. Mereka juga bertindak sebagai crowd controller yang ramah, membantu mengarahkan lansia dan penyandang disabilitas agar mendapat prioritas layanan.
“Ini latihan kepemimpinan dan empati bagi kader kami. Mengawal Jumat Berkah bukan beban, tapi kehormatan karena bisa melayani rakyat secara langsung,” tegasnya.
Respons positif datang dari berbagai pihak. Petugas pasar setempat mengapresiasi ketertiban yang diciptakan SOKSI, sementara warga penerima manfaat merasa lebih dihargai karena proses distribusi yang manusiawi.
“Biasanya kalau ada bagi-bagi makanan suka rebutan. Tapi tadi rapi banget, ada yang ngatur barisan, bantu ibu-ibu tua. Jadi enak menerimanya,” ucap walini (40 ), seorang pedagang kaki lima yang menjadi penerima manfaat.
Kehadiran SOKSI dalam agenda Jumat Berkah ini juga menjadi bukti konkret transformasi organisasi kemasyarakatan yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat kontemporer. Tidak lagi sekadar simbolis, SOKSI Purwakarta membuktikan bahwa ormas dapat menjadi mitra strategis pemerintah dan partai politik dalam membangun ketahanan sosial berbasis gotong royong.
DPD Golkar Purwakarta berencana menjadikan pendampingan semua OKP yang ada di Golkar sebagai standar operasional prosedur (SOP) dalam setiap kegiatan sosial ke depan. Dengan demikian, semangat Jumat Berkah tidak hanya tentang memberi, tetapi juga tentang cara memberi yang bermartabat dan berkelanjutan.***



Tinggalkan Balasan