PC PMII Garut Perkuat Kompetensi Kader Teknik Lewat Pelatihan AutoCAD

|

GUGAH — Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Garut mendorong kadernya tidak hanya kuat dalam kapasitas organisasi, tetapi juga memiliki keterampilan teknis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Langkah tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Vokasi Tailor Made Training: Penggambaran Bangunan 2D Menggunakan AutoCAD yang digelar melalui kolaborasi bersama PT Trama Karya Konsultan dan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bandung Barat).

Kegiatan berlangsung selama empat hari, 15–18 September 2026, dengan peserta yang berasal dari kader PMII Garut, khususnya mereka yang memiliki latar belakang pendidikan maupun minat di bidang teknik dan engineering. Program ini diarahkan sebagai ruang peningkatan kompetensi praktis agar kader memiliki bekal yang lebih konkret ketika memasuki dunia profesional.

Ketua Umum PC PMII Garut, Adrian Hidayat, mengatakan pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya organisasi memperluas ruang pengembangan kapasitas kader. Menurutnya, kader PMII perlu memiliki kemampuan yang berimbang antara kecakapan berpikir, kepemimpinan, pengalaman organisasi, dan keterampilan profesional.

Baca Juga:  PWNU Jateng Serukan Muktamar NU Bersih, Tolak Politik Uang dan Intervensi Pemerintah

Adrian menilai penguasaan teknologi desain seperti AutoCAD memiliki relevansi dengan perkembangan sektor konstruksi, perencanaan, dan pembangunan yang terus membutuhkan sumber daya manusia dengan kompetensi teknis. Karena itu, ia mengapresiasi keterlibatan dunia usaha dan pemerintah dalam membuka akses pelatihan vokasi bagi kader muda di daerah.

“PMII tidak cukup hanya membentuk kader yang aktif secara organisasi, tetapi juga harus mampu menjawab kebutuhan zaman. Kader yang memiliki kompetensi teknis akan mempunyai ruang pengabdian dan peluang profesional yang lebih luas, sehingga ilmu yang diperoleh dapat benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Adrian.

Menurut Adrian, kolaborasi tersebut juga menunjukkan bahwa pengembangan sumber daya manusia tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Organisasi kepemudaan, dunia industri, dan pemerintah memiliki ruang yang sama untuk membangun ekosistem pembelajaran yang mendekatkan generasi muda dengan kebutuhan dunia kerja.

Pelatihan ini dirancang dalam skema Tailor Made Training, yakni pembelajaran vokasi yang disesuaikan dengan kebutuhan keterampilan tertentu. Peserta tidak hanya memperoleh pemahaman dasar mengenai perangkat lunak, tetapi juga diarahkan memahami proses penggambaran bangunan dua dimensi secara lebih aplikatif.

Baca Juga:  Revitalisasi Madrasah, Stafsus Menag: Prioritas Presiden Prabowo Bangun SDM

Materi pelatihan mencakup pengenalan perangkat dan lingkungan kerja AutoCAD, teknik dasar penggambaran 2D, penerapan ukuran dan skala, hingga penyusunan gambar bangunan secara lebih presisi. Pendekatan praktik menjadi bagian penting agar peserta dapat mengembangkan kemampuan yang dapat digunakan dalam konteks pekerjaan maupun proyek secara mandiri.

Kolaborasi PC PMII Garut, PT Trama Karya Konsultan, dan BPVP Bandung Barat juga menjadi titik penting dalam mempertemukan kebutuhan kader dengan pengalaman industri serta fasilitas pengembangan kompetensi dari pemerintah. Pola seperti ini dinilai dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi pemuda untuk memperoleh keterampilan yang memiliki nilai guna langsung.

Bagi PC PMII Garut, pelatihan tersebut bukan sekadar agenda peningkatan kemampuan perangkat lunak, tetapi bagian dari ikhtiar membangun kader yang mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi dan tuntutan profesional. Penguatan hard skill diharapkan berjalan beriringan dengan karakter, integritas, serta kemampuan kepemimpinan yang selama ini menjadi bagian dari proses kaderisasi PMII.

Baca Juga:  Terdakwa Pencabulan Anak di Bekasi Timur Divonis 4 Tahun, Kini Disebut Bebas Usai Banding

Setelah mengikuti rangkaian pelatihan, para peserta diharapkan memiliki kemampuan dasar hingga aplikatif dalam penggambaran bangunan 2D menggunakan AutoCAD. Kompetensi tersebut diharapkan dapat menjadi modal awal untuk melanjutkan pengembangan keahlian maupun memasuki bidang pekerjaan yang membutuhkan kemampuan desain dan penggambaran teknik.

PC PMII Garut juga membuka ruang agar kerja sama serupa dapat terus dikembangkan dengan berbagai pihak. Dengan mempertemukan kader, industri, dan lembaga pemerintah, organisasi berharap semakin banyak program pengembangan keterampilan yang mampu menjawab kebutuhan nyata generasi muda Garut.

Pelatihan ini sekaligus menegaskan arah pengembangan kader PMII Garut yang tidak berhenti pada aktivitas organisasi, tetapi bergerak menuju penguatan kapasitas profesional, kemandirian, dan kesiapan menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.***

gugah.co | Menggerakkan Perubahan

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran