Gokil! Emak-Emak Makassar “Gendong” Motor Pakai Motor, Polisi Langsung Gercep

MAKASSAR – Istilah “Ras Terkuat di Bumi” kembali viral setelah dua perempuan di Makassar tertangkap kamera mengangkut motor listrik menggunakan motor matik. Aksi nekat ini terjadi di perempatan Jalan Sungai Saddang, Minggu (10/5/2026).

Alih-alih menyewa mobil bak, mereka justru menjepit motor listrik besar di tengah jok, tepat di antara pengendara dan penumpang.

Penumpang belakang tampak sibuk menahan beban motor tersebut agar tidak oleng di tengah padatnya lalu lintas Kota Daeng.

Baca Juga:  IHSG Sempat Menguat Pagi Ini, Namun Kembali Layu ke Level 6.826

Meski warganet menganggap aksi ini lucu, Satlantas Polrestabes Makassar menilai tindakan tersebut sangat membahayakan nyawa. Polisi kini sudah mengantongi identitas kendaraan dan sedang melacak alamat pelaku.

Wakasatlantas Polrestabes Makassar, Kompol Mahrus, memastikan pihaknya bakal memberikan “hadiah” berupa teguran hingga surat tilang jika pelaku tertangkap.

“Kami sedang menginvestigasi pemilik kendaraan. Jika ketemu, kami akan menindak tegas, baik teguran maupun tilang,” ujar Mahrus, Senin (11/5/2026).

Baca Juga:  Berbekal Ilmu dan Adab, 62 Siswa MA Plus Al Hikam Sumedang Terjun ke Masyarakat dalam Program PPL

Bintara Tilang Satlantas Polrestabes Makassar, Aiptu Murdadi, menyayangkan aksi “kreatif” tapi maut tersebut. Menurutnya, membawa beban sebesar itu sangat berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas (lakalantas).

Polisi meminta masyarakat yang mengetahui identitas emak-emak tersebut agar segera melapor. Murdadi menegaskan bahwa kendaraan baru seharusnya naik mobil bak terbuka, bukan “digendong” motor lain.

Baca Juga:  Peringati Harlah ke-92 di PKD Pamulihan, Kader Ansor Tekan Harus Mandiri secara Ekonomi

Pihak kepolisian mengingatkan bahwa dealer biasanya sudah menyiapkan jasa angkut profesional untuk pengiriman unit baru. Masyarakat dihimbau jangan hanya mengejar praktis atau hemat ongkos tapi nyawa jadi taruhan.

Aksi ini memang memicu tawa di media sosial, namun keselamatan tetap menjadi prioritas utama di aspal jalanan. Polisi berharap kejadian serupa tidak terulang kembali demi kenyamanan bersama.***

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *