CIANJUR – Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Cianjur menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur, Kamis (30/4/2026). Aksi ini merupakan bentuk protes keras terhadap penanganan masalah sampah yang dinilai belum maksimal dan telah memasuki tahap darurat.
Dalam aksinya, mahasiswa membawa tumpukan sampah yang diletakkan tepat di depan gedung DLH sebagai simbol kritik visual. Langkah ini dimaksudkan untuk menunjukkan kondisi nyata di lapangan serta menuntut instansi terkait lebih peka dan bertindak cepat menyelesaikan persoalan lingkungan yang mengancam kesehatan masyarakat.
Kelompok mahasiswa yang mengusung slogan “Satu Suara, Satu Gerakan: Selamatkan Cianjur” ini menyampaikan lima poin tuntutan utama, antara lain:
1. Mendesak DLH mengambil langkah konkret dan terukur dalam penanganan sampah.
2. Membuka transparansi anggaran dan program pengelolaan lingkungan.
3. Meminta Bupati Cianjur melakukan evaluasi total terhadap kinerja DLH.
4. Mendorong aparat penegak hukum melakukan audit menyeluruh terhadap penggunaan anggaran.
5. Menuntut jaminan hak masyarakat atas lingkungan yang bersih dan sehat.
Koordinator Daerah BEM PTNU Cianjur, Fauzi Rohmat, menegaskan bahwa aksi ini lahir dari keprihatinan mendalam sekaligus kemarahan atas kondisi lingkungan yang semakin memprihatinkan.
“Persoalan sampah di Cianjur bukan lagi masalah kecil, melainkan sudah menjadi kondisi darurat yang mengancam kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan. Kami menilai DLH belum menghadirkan langkah yang serius dan efektif,” ujar Fauzi.
Lebih jauh, Fauzi menjelaskan bahwa tindakan membawa sampah ke depan kantor dinas merupakan pesan tegas agar pemerintah tidak menormalisasi krisis yang terjadi.
“Jika sampah terus menumpuk di lingkungan warga, maka pejabat harus melihat langsung dampaknya. Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban dari buruknya tata kelola lingkungan,” tegasnya.
Aksi ini merupakan wujud kontrol sosial mahasiswa untuk memastikan kebijakan publik, khususnya di bidang lingkungan hidup, benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat luas dan keberlanjutan alam. (Nas)



Tinggalkan Balasan