Respons Dinamika Global, Sarbumusi Layangkan 8 Tuntutan Strategis di Momentum May Day 2026

JAKARTA – Konfederasi Sarbumusi menempatkan stabilitas ekonomi dan penguatan jaminan sosial sebagai poros utama perjuangan buruh pada peringatan May Day 2026.

Di tengah fluktuasi rantai pasok global akibat memanasnya situasi geopolitik, organisasi ini mendesak Pemerintah untuk melakukan intervensi nyata dalam menjaga daya beli masyarakat melalui stabilisasi harga kebutuhan pokok.

Langkah ini dinilai sebagai prasyarat mutlak guna menciptakan iklim investasi yang sehat dan perluasan lapangan kerja yang berkualitas melalui penguatan fondasi pertumbuhan ekonomi yang kokoh.

Baca Juga:  Setelah Dilantik Jadi Menteri LH, Jamhur Hidayat akan Gabung Bersama 300 Ribu Buruh di May Day 2026

Perlindungan terhadap pekerja rentan dan sektor informal menjadi perhatian serius dalam daftar tuntutan tahun ini guna memastikan jaring pengaman sosial yang inklusif.

Sarbumusi mendorong adanya perluasan inklusi jaminan sosial ketenagakerjaan yang menyeluruh, termasuk kebijakan pembebasan biaya BPJS Kesehatan bagi seluruh penduduk miskin sebagai bentuk nyata keadilan sosial.

Fokus perlindungan ini juga meluas hingga ke luar negeri, di mana penguatan kecakapan dan kompetensi tersertifikasi bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dipandang sebagai kunci untuk membuka akses ke sektor pekerjaan yang lebih mapan di berbagai negara tujuan.

Baca Juga:  Kemensos Siapkan Pendampingan bagi Keluarga Korban Tragedi Kereta Bekasi, Gus Ipul: Kami Akan Bantu

Selain melayangkan desakan, Sarbumusi memberikan apresiasi atas capaian legislasi nasional dan internasional, khususnya terkait pengesahan UU PPRT serta ratifikasi Konvensi ILO 188.

Namun, pemerintah diingatkan untuk segera menuntaskan berbagai peraturan turunan dengan melibatkan para pemangku kepentingan secara aktif, termasuk dari kalangan buruh.

Keterlibatan unsur pekerja dalam perumusan regulasi teknis ini sangat krusial agar implementasi di lapangan benar-benar mampu memberikan perlindungan hukum yang presisi bagi para pekerja di berbagai sektor.

Baca Juga:  Aspirasi Tersalur, Keamanan Terjaga: Polres Sukabumi Amankan Pergerakan Massa Buruh

Menutup pernyataan sikapnya, Presiden DPP Konfederasi Sarbumusi, Irham Ali Syaifudin, menegaskan dukungan moril terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam menavigasi berbagai tantangan domestik maupun global terkini.

Sinergi antara pemerintah dan elemen buruh diharapkan mampu menjaga stabilitas nasional demi tercapainya pertumbuhan dunia ketenagakerjaan yang lebih pesat di tengah dinamika dunia yang kian kompleks.

Pernyataan ini menjadi simbol komitmen organisasi untuk tetap menjadi mitra kritis sekaligus strategis dalam pembangunan ekonomi nasional.***

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *