Melanjutkan Estafet Kepemimpinan, Nurma Mawaddah Nahkodai PAC Fatayat NU Bantargebang 2026–2030

|

GUGAH – Nurma Mawaddah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Bantargebang masa khidmat 2026–2030. Ia menggantikan Ustazah Siti Khodijah yang memimpin organisasi tersebut pada periode 2022–2026.

Pemilihan berlangsung dalam Konferensi Anak Cabang (Konferancab) PAC Fatayat NU Kecamatan Bantargebang di Yayasan Al-Mansyuriah, Cikiwul, Bantargebang, Sabtu (29/8/2026).

Penyelenggaraan konferensi yang dipimpin jajaran PC Fatayat NU Kota Bekasi tersebut berlangsung lancar dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Proses konferensi menjadi momentum regenerasi kepemimpinan sekaligus ruang evaluasi dan keinginan program organisasi.

Ketua PC Fatayat NU Kota Bekasi, Tika Siti Nurfatimah, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya Konferancab dengan baik. Ia berharap kepemimpinan baru dapat melanjutkan berbagai program positif yang telah berjalan sekaligus membawa Fatayat NU Bantargebang semakin solid.

Baca Juga:  HUT ke-81 RI, Kemenag Jabar Tekankan Integritas dan Dampak Nyata bagi Masyarakat

“Alhamdulillah, Konferancab PAC Fatayat NU Kecamatan Bantargebang terlaksana dengan lancar dan riang gembira. Semoga ketua terpilih dapat meneruskan program yang sudah baik di periode sebelumnya dan membawa Fatayat NU Kecamatan Bantargebang lebih solid dan lebih baik lagi,” ujar Tika.

Tika juga menyampaikan atas dedikasi Ustazah Siti Khodijah selama memimpin PAC Fatayat NU Bantargebang periode 2022–2026. Ia berharap kiprah dan pengabdian Siti Khodijah di Fatayat NU menjadi bekal untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi di masa mendatang.

Sementara itu, Ketua PAC Fatayat NU Kecamatan Bantargebang terpilih, Nurma Mawaddah, menyampaikan rasa terima kasih sekaligus terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

Nurma menyebut amanah tersebut bukan hanya tanggung jawab organisasi, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran dalam berorganisasi sekaligus bagian dari pengkhidmatan kepada NU. Oleh karena itu, ia menilai dukungan dari seluruh kader, senior, serta arahan dan doa para kiai menjadi bagian penting dalam menjalankan kepemimpinannya.

Baca Juga:  Haddad Alwi Hipnotis Ribuan Warga di Bantargebang Islamic Fest 2026

“Ini merupakan amanah yang harus dijalani sekaligus ruang pembelajaran berorganisasi dan bagian dalam pengkhidmatan di NU. Pastinya kami membutuhkan dukungan dari semuanya, baik kader, para senior, dan tentunya arahan serta doa dari para kiai,” kata Nurma.

Ia menyadari masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan pada periode mendatang. Nurma ingin Fatayat NU Bantargebang mampu menghadirkan kebermanfaatan yang nyata, baik bagi masyarakat maupun bagi kader internal.

Menurutnya, berbagai program yang telah berjalan baik pada periode sebelumnya akan tetap menjadi bagian yang dipertimbangkan untuk dilanjutkan. Sementara agenda organisasi lainnya akan dibahas bersama setelah kepengurusan baru terbentuk.

Baca Juga:  Aktivitas Mengaji Anak-anak Terganggu, LBH GP Ansor Kota Bekasi Sampaikan Aspirasi Warga Sumurbatu

“Masih banyak PR yang perlu dikerjakan Fatayat NU di Bantargebang. Bagaimana Fatayat betul-betul memberikan manfaat serta maslahat yang dirasakan masyarakat, atau minimalnya untuk kader Fatayat terlebih dahulu. Yang sudah baik di periode sebelumnya tentu akan tetap dijalankan, sementara kerja-kerja organisasi lainnya nanti akan dirapatkan dan dimusyawarahkan setelah kepengurusan terbentuk,” jelasnya.

Dengan terpilihnya Nurma Mawaddah, estafet kepemimpinan PAC Fatayat NU Kecamatan Bantargebang resmi memasuki periode baru. Regenerasi tersebut diharapkan mampu menjaga program kemiskinan sekaligus memperkuat konsolidasi kader dan peran Fatayat NU di tengah masyarakat Bantargebang.***

gugah.co | Menggerakkan Perubahan

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran