PURWAKARTA – Dalam upaya memastikan kesiapan dan profesionalisme dalam bertindak, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Bandung resmi memulai kegiatan Latihan Pencarian dan Pertolongan Satuan di Air Tahun 2026. Acara pembukaan berlangsung khidmat di Gedung Cendana Pusdiklat Perum Jasa Tirta II, Kabupaten Purwakarta, pada Senin (4/5/2026).
Kegiatan ini merupakan wujud komitmen lembaga untuk terus mengasah kemampuan personel, agar setiap saat siap diturunkan ke lapangan demi keselamatan nyawa dan kemanusiaan.
Direktur Utama Perum Jasa Tirta II, Anton Mardiyono, menyambut baik kolaborasi yang terjalin ini. Ia menekankan bahwa kerja sama antarinstansi memiliki nilai strategis, terutama dalam menghadapi situasi darurat yang sering kali membutuhkan respons cepat dan terkoordinasi.
“Sinergi sangat penting untuk mendukung efektivitas operasi pencarian dan pertolongan (SAR), khususnya di wilayah kerja perairan kami,” ujar Anton.
Hal senada disampaikan oleh Kepala Kantor Basarnas Bandung, Ade Dian Permana. Ia menegaskan bahwa latihan rutin ini bukan sekadar formalitas, melainkan investasi nyata untuk menjaga ketangkasan fisik maupun mental para penyelamat.
“Latihan ini menjadi upaya kami untuk memastikan personel selalu dalam kondisi siap siaga. Kami ingin pelayanan SAR kepada masyarakat tetap cepat, tepat, dan profesional saat menghadapi kondisi darurat di air,” kata Ade Dian.
Selama dua hari pelaksanaan, mulai 4 hingga 5 Mei 2026, para personel akan dibekali dengan materi teori di kelas serta simulasi praktik langsung di lapangan. Hal ini dilakukan untuk menyempurnakan teknik penyelamatan dan memperkuat pola koordinasi antar tim.
Sebagai tanda persaudaraan dan kerja sama yang kokoh, acara juga dimeriahkan dengan pertukaran plakat antara perwakilan Basarnas Bandung dan Perum Jasa Tirta II. Diharapkan melalui latihan ini, kemampuan tim SAR semakin terasah dan siap memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat di segala kondisi.*



Tinggalkan Balasan