GUGAH – MTs Sukasari Kertasari, Kabupaten Bandung, menutup rangkaian Excellent Day 2026 dengan menggabungkan lima agenda sekaligus, yakni peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, HUT ke-81 Kemerdekaan RI, pemberian sertifikat kepada peraih medali olimpiade, serta Deklarasi Anti Perundungan.
Kegiatan yang berlangsung di Kampus MTs Sukasari, Selasa (25/8/2026), dimulai pukul 08.00 WIB dan diikuti ratusan siswa, guru, serta tamu undangan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bandung, H. Ramlan Rustandi, turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Ramlan mengapresiasi langkah MTs Sukasari yang menggabungkan pendidikan keagamaan, kebangsaan, prestasi, dan pembentukan karakter dalam satu kegiatan.
“Saya bangga dengan MTs Sukasari. Kegiatan ini bukan hanya seremonial, tapi pendidikan karakter. Ada Maulid untuk akhlak, HUT RI untuk cinta tanah air, Olimpiade untuk prestasi, dan Deklarasi Anti Bullying untuk menciptakan madrasah yang aman. Ini contoh Madrasah Hebat Bermartabat,” ujar Ramlan.
Sementara itu, Kepala MTs Sukasari, Ahmad Fathoni, mengatakan Excellent Day merupakan program tahunan yang dirancang untuk menggali potensi siswa dalam bidang akademik, seni, olahraga, dan keagamaan.
“Selama satu minggu siswa kami berlomba. Puncaknya hari ini kita tutup sekaligus kita beri penghargaan. Target kami melahirkan generasi yang unggul prestasi dan mulia akhlaknya,” kata Ahmad.
Raih 21 Medali Olimpiade
Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah pemberian sertifikat kepada 21 siswa peraih medali Olimpiade Sains tingkat provinsi dan nasional.
Para siswa berhasil meraih 13 medali emas, 5 perak, dan 3 perunggu dari sejumlah bidang, yakni IPA, Matematika, IPS, PPKn, Bahasa Indonesia, dan Fikih.
Ahmad menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa siswa MTs Sukasari mampu berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
“Ini bukti anak-anak Kertasari mampu bersaing. Jangan cepat puas. Jadikan ini motivasi untuk ke tingkat provinsi dan nasional,” ujarnya kepada para siswa berprestasi.
Deklarasi Anti Perundungan
Setelah pemberian penghargaan, seluruh warga MTs Sukasari mengikuti Deklarasi Anti Perundungan. Deklarasi dipimpin perwakilan siswa dari setiap kelas.
Dalam deklarasi tersebut, para siswa berkomitmen tidak melakukan perundungan, tidak membiarkan tindakan perundungan terjadi, serta berani melaporkan apabila menemukan kasus bullying di lingkungan madrasah.
“MTs Sukasari adalah rumah kedua. Harus aman dan nyaman. Tidak ada tempat untuk perundungan di sini,” seru para siswa bersama-sama.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan ceramah agama dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang disampaikan Ustaz Dede Sumarsah, M.Pd., Ketua PC GP Ansor Kabupaten Bandung.
Pihak madrasah berharap penutupan Excellent Day 2026 tidak hanya menjadi seremoni, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan semangat belajar, memperkuat karakter siswa, serta membangun lingkungan pendidikan yang aman dan berprestasi.
Madrasah juga berharap sinergi antara MTs Sukasari, Kementerian Agama, orang tua, dan masyarakat Kertasari terus diperkuat untuk mendukung perkembangan peserta didik.***



Tinggalkan Balasan