GUGAH — Dinas Peternakan (Disnakan) Kabupaten Ciamis terus melakukan sterilisasi dan vaksinasi rabies terhadap hewan tanpa tuan, terutama kucing dan anjing yang berkeliaran di ruang publik.
Meski belum memiliki data pasti mengenai populasi kucing jalanan di Kabupaten Ciamis, keberadaan hewan tanpa tuan tersebut masih mudah ditemukan di sejumlah lokasi, seperti pasar dan warung makan. Kucing-kucing itu umumnya berkeliaran untuk mencari sisa makanan manusia.
Program vaksinasi dan sterilisasi saat ini menyasar sejumlah pasar, di antaranya Pasar Banjarsari, Pasar Purwadadi, dan Pasar Pamarican. Selain kucing, anjing liar juga menjadi sasaran vaksinasi rabies.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Ikan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran Disnakan Ciamis, drh. Asri Kurnia, mengatakan pelaksanaan program tersebut dilakukan secara bertahap dengan menyisir wilayah pasar terlebih dahulu. Dalam pelaksanaannya, Disnakan berkolaborasi dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop).
“Untuk wilayah kota seperti Pasar Manis Ciamis, Sindangkasih, dan lainnya belum dilakukan. Selain kucing, vaksinasi juga dilakukan terhadap anjing liar,” kata Asri, Rabu (19/8/2026).
Menurut Asri, keberadaan kucing jalanan yang tidak memiliki pemilik atau pengawasan membuat hewan tersebut lebih rentan terpapar maupun menularkan penyakit antarkucing. Kondisi itu juga berpotensi menimbulkan risiko bagi manusia, terutama terkait penyakit rabies.
Karena itu, vaksinasi dinilai menjadi salah satu langkah pencegahan untuk menekan risiko penularan penyakit dari hewan tanpa tuan.
Asri mengatakan program tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Warga bahkan turut membantu petugas dalam menangkap kucing dan anjing untuk kemudian divaksinasi.
“Banyak yang membantu menangkap kucing dan anjingnya untuk divaksin,” ujarnya.
Selain menyasar hewan tanpa tuan, Disnakan Ciamis juga menyediakan layanan bagi masyarakat yang memiliki hewan peliharaan. Layanan tersebut tersedia melalui Puskeswan Care yang dibuka di sejumlah lokasi.
Program vaksinasi dan sterilisasi ini diharapkan dapat membantu mengendalikan populasi hewan jalanan sekaligus meningkatkan perlindungan terhadap kesehatan hewan dan masyarakat.***



Tinggalkan Balasan