GUGAH — Perjalanan menuju Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 dimulai. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Parepare melepas rombongan delegasi menuju Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Minggu (23/8/2026).
Pelepasan tersebut berlangsung dalam suasana silaturahmi bersama Wali Kota Parepare. Pertemuan itu menjadi ruang konsolidasi sekaligus bentuk dukungan Pemerintah Kota Parepare terhadap para pengurus NU yang akan membawa aspirasi Nahdliyin dalam forum tertinggi organisasi.
Rombongan dipimpin Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Parepare, Kiai Sabuddin, didampingi Khatib PCNU Kota Parepare, Dr. KH. Amin Iskandar, bersama jajaran pengurus.
Keberangkatan delegasi tidak sekadar menjadi perjalanan menghadiri agenda organisasi. Di Tambakberas, mereka akan mengikuti rangkaian pembahasan dan proses pengambilan keputusan yang akan menentukan arah perjalanan NU ke depan.
Bagi PCNU Parepare, Muktamar NU ke-35 juga menjadi ruang mempertemukan kembali Nahdliyin dari berbagai daerah. Silaturahmi dengan ulama, pengurus, dan kader NU dari seluruh Indonesia diharapkan memperkuat jaringan sekaligus konsolidasi organisasi.
Aspirasi warga Nahdliyin Kota Parepare menjadi salah satu amanah yang dibawa rombongan. Karena itu, para delegasi diharapkan tidak hanya mengikuti seluruh rangkaian muktamar, tetapi juga aktif menyuarakan kepentingan organisasi dan masyarakat yang mereka wakili.
Pelepasan ini sekaligus memperlihatkan pentingnya hubungan antara organisasi keagamaan dan pemerintah daerah dalam membangun kehidupan sosial masyarakat. Dukungan pemerintah diharapkan menjadi energi bagi PCNU Parepare untuk menjalankan peran keumatan secara lebih luas.
Perjalanan menuju Tambakberas pun menjadi bagian dari ikhtiar konsolidasi. Dari Parepare menuju Jombang, para delegasi membawa satu tugas: hadir dalam forum terbesar NU dengan menjaga amanah, menyerap gagasan, dan membawa pulang hasil yang dapat memberi manfaat bagi Nahdliyin serta masyarakat luas.
Muktamar ke-35 di Tambakberas akhirnya bukan hanya tentang siapa dan apa yang diputuskan di ruang persidangan. Bagi PCNU Parepare, momentum ini juga menjadi kesempatan untuk memastikan suara daerah tetap menjadi bagian dari perjalanan NU dalam menghadirkan kemaslahatan bagi umat dan bangsa.***



Tinggalkan Balasan