GUGAH – Dewan Pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Ujungberung Masa Khidmat 2026–2029 tidak ingin memulai kepengurusannya dengan agenda seremonial semata. Organisasi kepemudaan itu langsung menyiapkan Outlook Pemuda Ujungberung, sebuah dokumen yang dirancang menjadi peta jalan pembangunan pemuda berbasis data untuk mendukung perencanaan pembangunan di tingkat kewilayahan.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pelantikan pengurus KNPI Kecamatan Ujungberung yang berlangsung di Aula Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, Sabtu (1/8/2026). Acara dihadiri Wakil Wali Kota Bandung, anggota DPRD Kota Bandung, unsur Forkopimcam, para lurah, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga pelaku seni.
Ketua KNPI Kecamatan Ujungberung, Mohammad Rizky Abdurrohim, mengatakan kepengurusan periode 2026–2029 diarahkan untuk menjadikan KNPI sebagai ruang kolaborasi yang mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan wilayah.
“Pelantikan ini bukanlah garis akhir, melainkan titik awal pengabdian. KNPI harus menjadi rumah besar bagi seluruh pemuda untuk berkolaborasi, berinovasi, dan melahirkan gagasan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Rizky, program prioritas yang tengah disusun adalah Outlook Pemuda Ujungberung, dokumen yang memetakan kondisi kepemudaan sekaligus potensi pembangunan di setiap kelurahan. Data yang dihimpun meliputi sumber daya manusia, pendidikan, ekonomi kreatif, UMKM, olahraga, seni budaya, organisasi kepemudaan, hingga potensi kewilayahan.
Ia menegaskan, dokumen tersebut tidak hanya menjadi kumpulan data, tetapi disiapkan sebagai acuan penyusunan kebijakan dan program pembangunan kepemudaan yang lebih terarah.
“Kami ingin setiap program kepemudaan lahir dari data, bukan sekadar asumsi. Karena itu, Outlook Pemuda Ujungberung diharapkan menjadi referensi bersama dalam membangun generasi muda yang unggul sekaligus mendorong kemajuan wilayah,” katanya.
KNPI Ujungberung menargetkan peluncuran Outlook Pemuda bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Dokumen tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan oleh pemerintah, akademisi, dunia usaha, organisasi masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan sebagai dasar penyusunan program yang tepat sasaran.
Melalui penyusunan peta jalan pembangunan pemuda tersebut, KNPI Ujungberung berharap dapat memperkuat sinergi lintas sektor sekaligus mendorong lahirnya kebijakan kepemudaan yang adaptif, terukur, dan berorientasi pada kebutuhan riil generasi muda di wilayah Ujungberung.***




Tinggalkan Balasan