GUGAH – Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Hanura Kabupaten Purwakarta menetapkan Muhsin Junaedi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Purwakarta periode 2026-2031 pada Sabtu (1/8/2026). Terpilihnya Muhsin diharapkan menjadi titik awal konsolidasi sekaligus pembaruan arah politik partai di tingkat daerah.
Dalam pernyataan pertamanya usai dipercaya memimpin Hanura Purwakarta, Muhsin menegaskan partainya akan mengedepankan politik berbasis gagasan, bukan sekadar mobilisasi kekuatan menjelang kontestasi elektoral.
Menurutnya, pelaksanaan Muscab menjadi momentum strategis untuk merumuskan visi politik baru yang lebih produktif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Pelaksanaan muscab kali ini merupakan titik tolak paling strategis bagi Partai Hanura untuk menargetkan visi-visi politik melalui gagasan-gagasan baru dan produktif,” kata Muhsin.
Salah satu komitmen yang disampaikannya adalah mengubah cara partai memandang generasi muda. Ia menegaskan anak muda tidak boleh lagi diposisikan sebagai objek atau sekadar alat kepentingan politik.
“Menjadikan generasi muda sebagai mitra atau bukan untuk dieksploitasi secara politik adalah salah satu instrumen politik gagasan yang akan partai hanura praktekan di Purwakarta,” tegasnya.
Muhsin menilai generasi muda harus dilibatkan sebagai mitra strategis dalam merumuskan kebijakan, menyampaikan aspirasi, hingga mengawal pembangunan daerah.
Untuk mewujudkan agenda tersebut, ia akan memulai dengan konsolidasi menyeluruh, baik di internal partai maupun membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat.
“Diawali dengan konsolidasi dua arah, internal dan eksternal, Partai Hanura di Purwakarta optimistis mampu mengaktualisasikan diri sebagai pilar demokrasi yang kritis, responsif, inklusif, dan selalu mengorientasikan kepentingannya demi rakyat,” ujarnya.
Komitmen tersebut menjadi sinyal bahwa kepemimpinan baru Hanura Purwakarta ingin membangun partai yang lebih terbuka terhadap partisipasi publik, khususnya kalangan muda, sekaligus memperkuat fungsi partai sebagai pengawas kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
Dengan kepemimpinan baru, Hanura Purwakarta kini menghadapi tantangan untuk membuktikan bahwa komitmen politik berbasis gagasan dan pelibatan generasi muda tidak berhenti sebagai slogan Muscab, melainkan diwujudkan dalam program kerja dan langkah politik yang konkret.***



Tinggalkan Balasan