Enam Santri Asal Bantargebang Sumbang Medali untuk Ponpes Al-Hidayah Nurul Ummah

|

GUGAH – Di balik keberhasilan kontingen Pagar Nusa Pondok Pesantren Al-Hidayah Nurul Ummah Kota Bekasi meraih Juara Umum III tingkat pelajar SMP pada ajang Pemuda Prestasi Jaya Cup 2026, enam santri asal Kecamatan Bantargebang turut menjadi penyumbang medali bagi kontingen.

Kejuaraan pencak silat antarpelajar tingkat Provinsi Jawa Barat tersebut digelar di Blu Plaza Mall Kota Bekasi pada 25–26 Juli 2026 dan diikuti atlet dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Berdasarkan data yang disampaikan Sekretaris PC Pagar Nusa Kota Bekasi, Sugiarto, enam santri asal Bantargebang yang berhasil mengukir prestasi terdiri atas Syafitri Nadia, Satria Pratama Irawan, dan Ahmad Rasuli yang masing-masing meraih medali perunggu. Sementara Muhammad Arif Fadillah, Riski Bagus Saputra, dan Muhamad Irfan Padilah berhasil membawa pulang medali perak.

Baca Juga:  Kepemimpinan Baru IPNU-IPPNU: Fokus Kaderisasi dan Dampak Nyata

Sugiarto menjelaskan, sebagian dari para atlet tersebut telah mengenal dan menekuni pencak silat Pagar Nusa sejak usia dini melalui pembinaan di Yayasan Miftahul Huda Linnas, yang dipimpin oleh Ustadz Yazid Bustomi, selaku Rois Syuriah Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Kelurahan Ciketingudik. Menurutnya, proses pembinaan yang berkelanjutan menjadi salah satu faktor penting dalam membentuk karakter, mental bertanding, serta meningkatkan kemampuan para atlet.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa pembinaan atlet usia dini yang dilakukan secara berjenjang mampu melahirkan pesilat-pesilat muda berprestasi. Kami berharap capaian para santri asal Bantargebang ini dapat memotivasi generasi muda lainnya untuk terus berlatih dan mengharumkan nama Kota Bekasi di berbagai kejuaraan,” ujar Sugiarto.

Baca Juga:  El Niño Menguat, LBH GP Ansor Ingatkan Ancaman Kebakaran Gunung Sampah Bantargebang

Sementara itu, pelatih kontingen Pagar Nusa Pondok Pesantren Al-Hidayah Nurul Ummah, Ahmad Fahrurrozi, mengatakan prestasi yang diraih para santri merupakan hasil dari latihan yang disiplin, semangat juang, serta kerja keras yang dilakukan secara konsisten.

“Enam atlet asal Kecamatan Bantargebang ini merupakan santri Pondok Pesantren Al-Hidayah Nurul Ummah yang berhasil menyumbangkan medali bagi kontingen Pagar Nusa Pondok Pesantren Al-Hidayah Nurul Ummah Kota Bekasi. Prestasi mereka menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi santri lainnya untuk terus berlatih dan berprestasi,” ujar Ahmad Fahrurrozi.

Ia menambahkan, sebagian besar atlet telah melalui proses pembinaan sejak dini sehingga mampu menunjukkan perkembangan yang positif hingga mampu bersaing di tingkat Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga:  IPNU Garut Buka Pendampingan Beasiswa Kuliah S1 2026, Ketua Ajak Kader Manfaatkan Kesempatan Pendidikan

“Beberapa santri sebelumnya memang telah berlatih di Pagar Nusa melalui Yayasan Miftahul Huda Linnas. Ini menjadi motivasi bagi santri-santri lainnya untuk terus berproses. Ketika proses itu dijalani dengan sungguh-sungguh dan dinikmati, maka proses tidak akan mengkhianati hasil,” tuturnya.

Keberhasilan enam santri asal Bantargebang tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan pencak silat yang dilakukan secara berjenjang melalui lingkungan pesantren dan organisasi Pagar Nusa mampu melahirkan atlet-atlet muda berprestasi. Capaian tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi para santri dan generasi muda untuk terus mengembangkan potensi, menjunjung tinggi sportivitas, serta mengharumkan nama Bantargebang dan Kota Bekasi melalui prestasi di bidang pencak silat. ***

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran