Edukasi Jadi Benteng Awal, Mahasiswa dan Duta Anti Narkoba Jabar Perkuat Gerakan Cegah Narkoba di Cianjur

|

GUGAH – Ancaman penyalahgunaan narkoba yang terus membayangi generasi muda mendorong berbagai elemen masyarakat mengambil langkah preventif. Di tengah upaya penegakan hukum terhadap peredaran narkotika, penguatan edukasi dinilai menjadi strategi yang tidak kalah penting untuk memutus mata rantai penyalahgunaan sejak dini.

Atas dasar itu, Duta Anti Narkoba Jawa Barat Dandi Kusnadi menggandeng Relawan Mahasiswa Anti Narkoba Kabupaten Cianjur membangun gerakan bersama yang berfokus pada pendidikan dan penyadaran masyarakat melalui program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Baca Juga:  Kakanwil KemenHAM Jawa Barat dan Bupati Bandung Barat Jalin Komitmen Membumikan HAM

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk menjangkau kalangan pelajar, mahasiswa, organisasi kepemudaan hingga masyarakat umum melalui penyuluhan, kampanye edukatif, dan berbagai kegiatan sosial yang mendorong lahirnya lingkungan bebas narkoba.

Dandi menilai, perang terhadap narkoba tidak akan berhasil apabila hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Menurutnya, keterlibatan masyarakat, khususnya generasi muda, menjadi faktor penting dalam membangun daya tahan sosial terhadap ancaman narkotika.

“Kami percaya bahwa edukasi adalah benteng pertama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Melalui kolaborasi ini, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para pelajar dan mahasiswa, untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang sehat, produktif, dan bebas dari narkoba,” ujar Dandi Kusnadi, Sabtu (25/7/2026).

Baca Juga:  Konflik Pimpinan Daerah Tak Berujung, Aliansi Mahasiswa Merdeka: Mundur Saja Jika Tak Mampu Bersatu!

Ia menegaskan, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan yang mampu menyampaikan pesan-pesan pencegahan secara lebih dekat kepada kelompok sebaya. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran generasi muda untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba.

Sementara itu, Relawan Mahasiswa Anti Narkoba Kabupaten Cianjur menyatakan kesiapannya menjadi mitra aktif dalam memperluas edukasi P4GN. Selain menyebarkan informasi mengenai bahaya narkoba, relawan juga akan mengajak masyarakat membangun budaya saling peduli agar penyalahgunaan narkotika dapat dicegah sejak di lingkungan terdekat.

Baca Juga:  Kabar Baik! Insentif Guru Madrasah Non-ASN Mulai Cair Akhir Juni 2026, Setiap Guru Terima Rp1,5 Juta

Gerakan kolaboratif ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu melahirkan agen-agen edukasi di sekolah, kampus, dan komunitas yang konsisten mengampanyekan hidup sehat tanpa narkoba. Dengan semakin luasnya keterlibatan generasi muda, cita-cita mewujudkan Kabupaten Cianjur Bersinar (Bersih dari Narkoba) diharapkan dapat diwujudkan melalui upaya pencegahan yang berkelanjutan.***

gugah.co | Menggerakkan Perubahan

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran