Perca Berdaya, Inovasi Digital Pengelolaan Limbah Kain Karya Ayu Ruspa Ningrum Siap Tampil di Ajang Duta Lingkungan Jawa Barat 2026

|

GUGAH – Inovasi digital berbasis ekonomi terus berkembang di kalangan generasi muda. Salah satunya diwujudkan melalui Perca Berdaya, sebuah aplikasi yang diinisiasi oleh Ayu Ruspa Ningrum sebagai solusi untuk mengadvokasi dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan limbah kain sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif berbasis teknologi.

Aplikasi yang mulai beroperasi pada 20 Juli 2026 ini akan menjadi salah satu inovasi yang diusung dalam Kontestasi Duta Lingkungan Jawa Barat 2026. Perca Berdaya dirancang agar dapat diakses melalui perangkat Android maupun iOS, sehingga mampu menjangkau masyarakat secara luas, khususnya kalangan pemuda dan pemudi.

Mengusung konsep pemberdayaan masyarakat melalui digitalisasi, Perca Berdaya menghadirkan berbagai fitur yang mendukung pengelolaan limbah tekstil secara berkelanjutan. Pengguna dapat memperoleh edukasi mengenai pemanfaatan kain bekas, membangun jejaring dengan komunitas dan pelaku usaha kreatif, menyalurkan kain bekas melalui sistem Bank Kain, hingga memanfaatkan fitur marketplace untuk menjual produk hasil olahan kain perca maupun produk kreatif lainnya.

Baca Juga:  Anggota DPRD Kota Tangerang Dorong Percepatan Revitalisasi KUA

Konsep tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang menghubungkan masyarakat, pelaku UMKM, komunitas lingkungan, dan industri kreatif dalam satu platform digital. Dengan demikian, limbah kain yang selama ini dipandang sebagai sampah dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus mengurangi beban lingkungan.

Inisiator Perca Berdaya, Ayu Ruspa Ningrum, mengatakan bahwa proses merancang aplikasi ini menjadi pengalaman yang memberikan banyak pelajaran mengenai pentingnya inovasi dalam menjawab persoalan lingkungan.

“Selama proses merancang dan mengembangkan aplikasi Perca Berdaya, saya mendapatkan pengalaman yang sangat berharga. Saya belajar bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui inovasi digital yang memberikan solusi nyata. Proses ini juga mengajarkan saya pentingnya kolaborasi, kreativitas, serta konsistensi dalam menciptakan perubahan positif bagi masyarakat,” kata Ayu Ruspa, Kamis (24/7/2026).

Baca Juga:  IHSG Bangkit di Tengah Tekanan Rupiah, Saham Energi Jadi Motor Penguatan

Menurut Ayu, transformasi digital harus mampu menjadi sarana pemberdayaan masyarakat, bukan hanya sebatas kemajuan teknologi. Oleh karena itu, Perca Berdaya dikembangkan agar dapat memberikan manfaat nyata, baik dari sisi edukasi maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut, ia berharap kehadiran aplikasi ini mampu menjadi gerakan kolektif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam upaya mengurangi limbah tekstil.
Saya berharap Perca Berdaya tidak hanya menjadi sebuah aplikasi, tetapi juga menjadi gerakan bersama untuk mengurangi limbah kain dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya daur ulang. Semoga Duta Lingkungan Jawa Barat terus menjadi wadah bagi generasi muda untuk berinovasi, menginspirasi, dan menghadirkan solusi yang berdampak bagi lingkungan. Mari bersama-sama membuktikan bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang kita lakukan hari ini.”

Baca Juga:  Gus Yahya Tanggapi Pernyataan Cak Imin soal Tak Ada Perubahan: Beliau Kurang Mengerti NU

Keikutsertaan Perca Berdaya dalam ajang Duta Lingkungan Jawa Barat 2026 sebagai pilot project pertama yang menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menghadirkan solusi atas berbagai persoalan lingkungan melalui pemanfaatan teknologi. Melalui kolaborasi, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, aplikasi ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi lahirnya inovasi-inovasi serupa yang mendukung terwujudnya pembangunan berkelanjutan di Jawa Barat maupun Indonesia.

Perca Berdaya merupakan aplikasi berbasis Android dan iOS yang resmi mulai beroperasi pada 20 Juli 2026 . Aplikasi ini berfokus pada edukasi pengelolaan limbah kain, pengumpulan kain bekas melalui Bank Kain, pengembangan jejaring antar pengguna, serta penyediaan marketplace sebagai sarana pemasaran produk hasil daur ulang dan kerajinan kreatif berbasis kain perca.***

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran