GUGAH – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Balubur Limbangan memperkuat arah gerak organisasi melalui Rapat Kerja (Raker) yang dirangkaikan dengan Upgrading kader di Pondok Pesantren Baitul Qur’an, Cikelepu, Kamis (23/7/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyusun program kerja masa khidmat 2025–2029 sekaligus meningkatkan kapasitas kepemimpinan kader perempuan Nahdliyin.
Mengusung tema “Meningkatkan Profesionalitas untuk Mewujudkan Fatayat yang Berkemajuan dan Berintegritas”, Raker diikuti 28 kader dan pengurus. Forum tersebut difokuskan pada penyusunan program kerja yang terarah, profesional, serta responsif terhadap kebutuhan kader dan masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan tawassul, doa bersama, menyanyikan Indonesia Raya, Hymne Fatayat NU, Mars Fatayat NU, dan Syubbanul Wathan sebagai peneguhan nilai kebangsaan, ke-NU-an, dan semangat pengabdian.
Pada sesi Upgrading, peserta menerima materi dari Hj. Hendarsita Amartiwi dan Isop Sopiah dari Bidang Organisasi dan Pengkaderan PC Fatayat NU Kabupaten Garut. Materi yang disampaikan meliputi penguatan ideologi Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, sistem kaderisasi, tata kelola organisasi, serta pengembangan kepemimpinan perempuan.
Selain memperkuat pemahaman ideologis, para kader juga dibekali kemampuan manajemen organisasi, komunikasi, pengelolaan program, dan penguatan kolaborasi agar Fatayat NU mampu menjawab tantangan sosial di tengah masyarakat.
Dalam agenda Raker, setiap bidang mempresentasikan rancangan program kerja sesuai tugas dan fungsinya. Seluruh usulan dibahas secara partisipatif untuk menghasilkan program yang realistis, terukur, dan dapat diimplementasikan selama masa khidmat.
Ketua PAC Fatayat NU Balubur Limbangan, Hj. Mila Ahadiyatul Kamaliyah, mengatakan Raker merupakan momentum menyatukan visi seluruh pengurus agar setiap program dapat dijalankan secara terencana dan berkelanjutan.
“Raker ini bukan sekadar menyusun agenda tahunan, tetapi menjadi ruang konsolidasi untuk menyamakan langkah seluruh pengurus. Kami ingin setiap bidang memiliki target yang jelas sehingga seluruh program benar-benar dapat diwujudkan dan memberikan manfaat bagi kader maupun masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua I PAC Fatayat NU Balubur Limbangan, Ema Amaliah, menegaskan bahwa tata kelola organisasi yang profesional menjadi kunci dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Fatayat NU. Menurutnya, organisasi harus mampu menghadirkan pelayanan, administrasi, dan pelaksanaan program yang berkualitas.
Pembina PAC Fatayat NU Balubur Limbangan, Gina Alamiah, berharap hasil Raker tidak berhenti sebagai dokumen organisasi, tetapi diwujudkan dalam program yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Saya berharap Raker ini menjadi titik awal lahirnya gerakan Fatayat NU Balubur Limbangan yang lebih progresif, inovatif, dan berdampak nyata. Program yang telah dirancang jangan hanya menjadi agenda di atas kertas, tetapi harus diwujudkan melalui kerja kolektif, pengabdian yang tulus, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat. Fatayat NU harus hadir sebagai organisasi perempuan muda yang mampu menjadi pelopor perubahan, menguatkan keluarga, memberdayakan perempuan, dan memberikan solusi atas berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat,” katanya.
Melalui Raker dan Upgrading tersebut, PAC Fatayat NU Balubur Limbangan menegaskan komitmennya membangun organisasi yang profesional, adaptif, dan berintegritas. Penguatan kualitas kader serta perencanaan program yang matang diharapkan menjadi fondasi dalam memperluas peran Fatayat NU di bidang pendidikan, pemberdayaan perempuan, pelayanan sosial, advokasi, hingga penguatan ketahanan keluarga.***



Tinggalkan Balasan