GUGAH – Organisasi kepemudaan Juang Muda Cianjur (JMC) menggelar audiensi dengan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cianjur serta Ketua Forum Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kabupaten Cianjur, Rabu (22/7/2026).
Pertemuan tersebut membahas berbagai persoalan tata kelola lembaga pendidikan, mulai dari PKBM, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Cianjur.
Dalam audiensi itu, JMC menyampaikan sejumlah catatan dan tuntutan kepada Dinas Pendidikan. Salah satunya mengenai dugaan masih adanya PKBM, PAUD, SD, dan SMP yang beroperasi tanpa memiliki legalitas perizinan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Selain itu, JMC juga mempertanyakan keabsahan data terkait dugaan keberadaan PKBM fiktif yang disebut masih tercantum dalam basis data resmi dan diduga menerima alokasi Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP).
JMC turut meminta evaluasi terhadap tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Ketua Forum PKBM serta jajaran yang membidangi SD, SMP, dan PAUD di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur, khususnya dalam aspek pembinaan dan pengawasan terhadap satuan pendidikan.
Ketua Umum Juang Muda Cianjur, Abdul Aziz, menegaskan bahwa audiensi tersebut merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap peningkatan kualitas pendidikan formal maupun nonformal di Kabupaten Cianjur.
“Kami hadir bukan sekadar untuk melempar kritik, melainkan membawa fungsi kontrol publik demi kemajuan pendidikan di Cianjur. JMC akan terus mengawal agar setiap kebijakan dan pengelolaan anggaran pendidikan berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran,” tegas Abdul Aziz.
Menurutnya, JMC berkomitmen menjadi mitra kritis sekaligus mitra strategis bagi pemerintah daerah dalam mengawal tata kelola pendidikan yang lebih baik.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur menyambut baik masukan yang disampaikan JMC. Disdik menyatakan akan menindaklanjuti setiap poin yang menjadi perhatian dalam audiensi tersebut sekaligus melakukan pembenahan internal apabila diperlukan.
Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur juga berharap sinergi dengan JMC dapat terus terjalin sebagai bagian dari upaya bersama dalam mengawal, mengawasi, dan meningkatkan kualitas ekosistem pendidikan di Kabupaten Cianjur.***



Tinggalkan Balasan