GUGAH – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bekasi memperkuat upaya penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui kerja sama strategis dengan PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi. Salah satu langkah yang akan dilakukan yakni mengaktifkan kembali Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan perusahaan daerah tersebut.
Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan silaturahmi dan sosialisasi penguatan kolaborasi zakat yang berlangsung di Kantor PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi, Selasa (21/7/2026). Pertemuan itu dihadiri Direktur Utama PDAM Tirta Patriot Ali Imam Faryadi, jajaran direksi, sekretaris perusahaan, serta pengurus Baznas Kota Bekasi.
Direktur Utama PDAM Tirta Patriot, Ali Imam Faryadi, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Baznas Kota Bekasi dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah melalui sinergi bersama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
“Kami menyambut baik kolaborasi dan sinergi ini. Menurut kami, kerja sama seperti ini sangat penting untuk kemaslahatan umat. Mudah-mudahan menjadi keberkahan bagi PDAM Tirta Patriot dan masyarakat Kota Bekasi pada umumnya,” ujar Imam.
Sebagai bentuk dukungan nyata, PDAM Tirta Patriot juga memberikan ruang bagi Baznas Kota Bekasi untuk menjalankan program Rabu Bersedekah melalui penempatan kotak infak di lingkungan perusahaan.
Untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana, PDAM Tirta Patriot menerapkan sistem dua kunci pada setiap kotak infak yang akan digunakan.
“Nanti kotak infak yang kita sediakan memiliki dua kunci. Satu dipegang Baznas dan satu lagi oleh pihak PDAM, sehingga tercipta transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan maupun pengumpulan dana infak,” jelas Imam.
Sementara itu, Wakil Ketua I Baznas Kota Bekasi Bidang Pengumpulan dan Sosialisasi, H. Moh. Nurcholiq, mengapresiasi dukungan yang diberikan jajaran Direksi PDAM Tirta Patriot terhadap penguatan pengelolaan zakat di Kota Bekasi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran Direksi PDAM Tirta Patriot yang telah memberikan lampu hijau kepada Baznas Kota Bekasi untuk mengelola zakat, infak, dan sedekah dari direksi maupun seluruh karyawan,” kata Nurcholiq.
Ia mengatakan, potensi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan PDAM Tirta Patriot cukup besar mengingat jumlah pegawai yang mencapai sekitar 700 orang. Potensi tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan berkelanjutan.
“Dana yang berhasil dihimpun nantinya akan disalurkan melalui berbagai program Baznas Kota Bekasi, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, sosial, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Baznas Kota Bekasi berharap kolaborasi dengan PDAM Tirta Patriot menjadi langkah awal penguatan sinergi dengan berbagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kota Bekasi. Melalui pengaktifan kembali Unit Pengumpul Zakat (UPZ), penghimpunan zakat, infak, dan sedekah diharapkan semakin optimal sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, khususnya dalam mendukung pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi umat di Kota Bekasi. ***



Tinggalkan Balasan