GUGAH – Polda Jawa Barat masih menunggu hasil pemeriksaan psikologi dan psikiatri terhadap tersangka Taufik Hidayat (30) dalam kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan yang terjadi di Cileunyi. Selain tersangka, pemeriksaan serupa juga dilakukan terhadap korban berinisial YTR (29) sebagai bagian dari proses penyidikan.
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, mengatakan hasil pemeriksaan tersebut menjadi salah satu unsur penting dalam melengkapi konstruksi hukum perkara yang tengah disusun penyidik.
“Pendalaman dari sisi psikologi maupun psikiatri terhadap tersangka dan korban masih terus berlangsung. Saat ini kami masih menunggu hasil perkembangannya,” kata Hendra, Minggu (28/6).
Menurut Hendra, penyidik juga terus menyempurnakan penerapan pasal berdasarkan seluruh alat bukti yang telah dikumpulkan. Langkah tersebut dilakukan agar berkas perkara memiliki dasar hukum yang kuat saat dilimpahkan ke kejaksaan.
“Kami berharap konstruksi dari pasal-pasal yang telah diterapkan dapat segera dilengkapi sehingga memperkuat tuntutan yang akan kami ajukan kepada jaksa,” ujarnya.
Selain itu, penyidik masih mendalami kemungkinan adanya unsur tindak pidana kekerasan seksual dalam kasus tersebut. Pendalaman dilakukan dengan mengumpulkan dan menganalisis seluruh alat bukti yang tersedia.
“Ada sejumlah informasi yang berkembang sehingga tidak menutup kemungkinan adanya dugaan kekerasan seksual. Namun hal itu masih kami dalami. Tim penyidik bekerja secara profesional, berhati-hati, dan tetap mengikuti regulasi yang berlaku,” ucapnya.
Polda Jawa Barat menegaskan proses penyidikan masih terus berjalan. Hasil pemeriksaan psikologi dan psikiatri, termasuk pendalaman terhadap dugaan tindak pidana lain yang mungkin ditemukan, akan menjadi bagian penting dalam pembuktian perkara sebelum berkas dilimpahkan ke jaksa penuntut umum.***



Tinggalkan Balasan