GUGAH — Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyampaikan pernyataan penutup dalam rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama yang digelar di Bangkalan.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Yahya menegaskan komitmen Nahdlatul Ulama untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam agenda kebangsaan.
Dalam sambutannya, ia juga menyampaikan permohonan izin kepada Presiden untuk membersamai dalam perjuangan membangun bangsa.
“Bapak Presiden Kami Mohon Izin untuk membersamai Bapak presiden dalam perjuangan demi bangsa dan negara ini,” ucap Gus Yahya, Selasa (23/6).
“Kami mohon Bapak Presiden pemimpin kami semua, hingga terwujud jalan menuju Indonesia gemilang,” tambahnya.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam sesi penutupan Munas dan Konbes NU yang menjadi rangkaian akhir forum, setelah sebelumnya dibahas berbagai agenda strategis organisasi serta arah kebijakan jam’iyyah ke depan.
Forum ini juga menjadi ruang konsolidasi internal NU dalam merespons dinamika kebangsaan sekaligus memperkuat peran organisasi di bidang keagamaan, sosial, dan kemasyarakatan.
Untuk diketahui, rangkaian Munas-Konbes NU 2026 berlangsung pada 20–22 Juni 2026. Pembukaan digelar di Pondok Pesantren Al Falah, Ploso, sementara penutupan dilaksanakan di IAI Syaichona Cholil Bangkalan.***



Tinggalkan Balasan