Jaringan Kader Muda NU Berharap Peserta Munas-Konbes Ikuti Arahan Para Masyayikh

|

GUGAH – Koordinator Jaringan Kader Muda Nahdlatul Ulama (NU) se-Indonesia, Purwaji, mengajak seluruh peserta Konferensi Besar (Konbes) dan Musyawarah Nasional (Munas) NU di Pondok Pesantren Ploso untuk memegang teguh arahan dan seruan moral para masyayikh NU yang disampaikan menjelang pembukaan agenda tersebut.

Menurut Purwaji, seruan para masyayikh merupakan respons atas keresahan berbagai kalangan terkait adanya sinyal upaya mengubah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) NU menjelang Muktamar ke-35.

“Ya, dari informasi yang kami peroleh saat ini ada gerakan atau upaya mengubah AD/ART NU demi menggolkan calon Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) tertentu. Padahal, pemilihan AHWA seharusnya didasarkan pada maqam keulamaan, kapasitas keilmuan, dan kebijaksanaan para ulama. Bahkan, ada upaya menggiring pemilihan AHWA berdasarkan alasan kedaerahan atau zonasi. Itu sudah seperti pemilihan jabatan politik saja,” ujar Purwaji dalam keterangannya, Sabtu (20/6).

Baca Juga:  Sekda Apresiasi Lesehan Sastra Pemuda, Dorong Literasi dan Pelestarian Budaya di Tengah Arus Digital

Ia menilai, para masyayikh dan kiai sepuh selama ini dikenal sebagai penjaga moral sekaligus penentu arah gerak Nahdlatul Ulama. Meski tidak berada dalam struktur organisasi, mereka memiliki pengaruh besar karena berakar kuat di lingkungan pesantren dan warga NU.

“Kita adalah santri santri dari para masyayih tersebut, sebagaimana yang diajarkan di pesantren, tugas santri itu mentaati permintaan kyai nya, apalgi ini permintaan untuk kemaslahatan jam’iyyah,” ucapnya.

Baca Juga:  Ketua PWNU NTT Ingin Muktamar NU Berjalan Bermartabat: Takzim Santri kepada Kiai Harus Tetap Terjaga

Sejumlah tokoh yang disebut Purwaji di antaranya KH Nurul Huda Djazuli, KH Said Aqil Siradj, KH Ma’ruf Amin, KH Anwar Mansyur, KH Kafabih Mahrus, KH R.M. Kholil As’ad, KH Ubab Maemun, KH Ali Akbar Marbun, KH Ubaidillah Shodaqoh, KH Ali Cholil, KH Asep Saifuddin Chalim, KH Satibi Hambali, dan KH Masud Masduki.

Baca Juga:  Poki Game: Panduan Lengkap Situs Game Online Gratis Terbaik Tanpa Proses Download

“Mereka adalah para kiai sepuh yang saya yakini memiliki kejernihan dalam melihat situasi dan dinamika yang terjadi di NU hari ini. Saya berharap seluruh peserta Munas dan Konbes menaati seruan beliau-beliau demi menjaga marwah organisasi,” tegas Purwaji, yang juga merupakan mantan Ketua GP Ansor Riau.

gugah.co | Menggerakkan Perubahan

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran