Kasatkorcab Banser Kabupaten Bandung Kecam Dugaan Penyekapan dan Penganiayaan terhadap Yuvita Sri Rezeki

|

GUGAH — Kasatkorcab Banser Kabupaten Bandung, Indra Meirwanda, menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus mengecam keras dugaan penyekapan dan penganiayaan yang dialami Yuvita Sri Rezeki (29), warga Rancaekek, Kabupaten Bandung.

Kasus yang menyita perhatian publik tersebut diduga melibatkan seorang pria berinisial TH (30) dan terjadi di sebuah rumah indekos di wilayah Cileunyi, Kabupaten Bandung. Berdasarkan berbagai laporan yang beredar, korban diduga mengalami penyekapan dan kekerasan dalam jangka waktu yang cukup lama hingga mengalami luka serius serta kehilangan penglihatan. Sementara itu, terduga pelaku dikabarkan masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Indra menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan terhadap perempuan merupakan tindakan yang bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, serta ajaran agama. Menurutnya, peristiwa yang menimpa Yuvita harus menjadi perhatian bersama agar masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan sekitar dan berani melaporkan jika menemukan indikasi tindak kekerasan.

Baca Juga:  Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Besar di Bandung Saat Konvoi Kemenangan Persib

“Kami mengutuk keras segala bentuk penyekapan dan penganiayaan terhadap perempuan. Tindakan keji seperti ini tidak memiliki tempat dalam kehidupan bermasyarakat. Kami mendukung penuh langkah kepolisian dalam memburu dan menangkap terduga pelaku agar dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum,” tegas Indra, Senin (22/6/2026).

Sebagai bagian dari komponen masyarakat yang memiliki komitmen terhadap kemanusiaan dan keamanan lingkungan, Banser Kabupaten Bandung menyatakan kesiapan untuk membantu upaya penegakan hukum sesuai koridor yang berlaku.

Baca Juga:  Rawan Penyimpangan, Pengawasan Pelaksanaan Program MBG di Ciamis Harus Serius

Indra menginstruksikan seluruh personel Banser di tingkat kecamatan se-Kabupaten Bandung untuk turut membantu memberikan informasi yang akurat apabila mengetahui keberadaan terduga pelaku, serta berkoordinasi dengan aparat penegak hukum tanpa melakukan tindakan yang bertentangan dengan aturan hukum.

Selain itu, Banser Kabupaten Bandung mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan moral kepada korban dan keluarganya, sekaligus mempercayakan proses hukum sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

Masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan terduga pelaku diharapkan segera melaporkannya kepada aparat berwenang agar proses pencarian dan penangkapan dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

Baca Juga:  Hewan Kurban Presiden Prabowo dan Gubernur Andra Soni Disambut Antusias Warga Kreo Tangerang

“Kami berdiri bersama korban dan keluarga. Semoga Yuvita Sri Rezeki diberikan kekuatan, kesembuhan, dan keadilan. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi serta tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dalam proses hukum yang sedang berjalan,” ujarnya.

Kasatkorcab Banser Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya perlindungan terhadap perempuan dan kelompok rentan. Banser juga siap bersinergi dengan aparat penegak hukum serta berbagai elemen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, bermartabat, dan berkeadilan bagi seluruh warga.***

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran