IHSG Sukses Rebound ke Level 6.452 Pagi Ini, Catatan untuk Investor!

|

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak berbalik menguat (rebound) pada perdagangan Rabu pagi.

Aksi borong saham oleh pelaku pasar modal ini terjadi di tengah momentum jalannya sidang Rapat Paripurna DPR RI hari ini.

Pantauan data real-time pada pukul 10.11 WIB menunjukkan pergerakan IHSG sukses meroket naik berada di angka 6.452.

Padahal, indeks domestik sempat dibuka memerah (open) pada level 6.352 dan terlempar jatuh ke posisi terendah di 6.297.

Baca Juga:  Bursa Berdarah-darah, IHSG Ambles 10 Persen Lebih dalam Sepekan

Pelaku pasar tercatat mencermati penuh isi pidato Presiden Prabowo Subianto guna menakar arah kebijakan ekonomi nasional ke depan.

“Secara teknikal, area 6.300 menjadi support psikologis yang sangat penting bagi IHSG,” ujar Founder Republik Investor, Hendra Wardana, Rabu (20/5/2026).

Hendra menilai keberhasilan indeks mempertahankan area batas bawah tersebut membuka peluang technical rebound lebih lanjut menuju 6.500.

Baca Juga:  Cuaca Purwakarta Makin Panas, AZKO Kenalkan Solusi Pendingin di Family Gathering SD Yos Sudarso

Investor saat ini berfokus menantikan kepastian arah kebijakan fiskal pemerintah untuk meredam tingginya volatilitas pasar keuangan domestik.

“Pidato Presiden berpotensi menjadi salah satu momentum penting untuk menentukan apakah pasar mulai menemukan titik stabilisasi,” kata Hendra.

Selain pidato kenegaraan, pergerakan nilai tukar rupiah dan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia menjadi penentu utama.

Bank Indonesia diprediksi akan mengumumkan kebijakan suku bunga acuan (BI-Rate) tetap di level 5,00 persen siang ini.

Baca Juga:  IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Tapi Risiko Koreksi Mulai Mengintai

Sementara itu, sentimen global mulai kondusif setelah Presiden AS Donald Trump menunda rencana serangan militer terhadap wilayah Iran.

Kebijakan Trump tersebut sukses meredakan kepanikan pelaku pasar dunia terkait ancaman kelangkaan pasokan komoditas minyak mentah global.

Kondisi tersebut mampu mengimbangi rapor merah bursa Wall Street dan mayoritas indeks saham di kawasan regional Asia pagi ini.***

gugah.co | Menggerakkan Perubahan

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran